WARTAMANDAILING.COM, Mandailing Natal – Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Cabang Mandailing Natal (Madina) dalam waktu dekat akan menggelar turnamen Kejuaraan Cabang (Kejurcab) tingkat kabupaten.
Turnamen ini menjadi yang pertama kali diselenggarakan di Madina sejak olahraga domino resmi diakui sebagai cabang olahraga (cabor) di Indonesia pada 7–8 Januari 2026 di Jakarta. Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir.
Olahraga domino sendiri merupakan permainan tradisional yang telah lama dikenal dan dimainkan masyarakat Indonesia, termasuk di Kabupaten Mandailing Natal. Selain sebagai sarana hiburan, domino juga memiliki nilai strategis dalam melatih konsentrasi, ketelitian, serta kemampuan berpikir taktis. Kini, domino telah berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki aturan baku dan dipertandingkan secara resmi.
Ketua Pengcab ORADO Madina, Ali Anhar Harahap, ST, kepada wartawan, Rabu (08/04), menyampaikan bahwa Kejurcab ORADO Madina I akan digelar pada 15–16 April 2026 di Cafe Teduh, Jalan Willem Iskandar, Pidoli Dolok.
Ia menjelaskan, tujuan utama pelaksanaan Kejurcab ini adalah untuk menjaring atlet domino yang berkualitas dan berpotensi. Nantinya, juara pertama akan mewakili Kabupaten Mandailing Natal pada ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) tingkat provinsi.
“Kejurcab ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan bahwa domino kini telah resmi menjadi cabang olahraga. Kami juga ingin mengubah stigma negatif yang selama ini melekat, menjadi aktivitas positif yang melatih pola pikir dan kecerdasan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ali Anhar menyebutkan bahwa ORADO sebagai federasi resmi memiliki peran penting dalam pembinaan atlet, penyelenggaraan kompetisi, serta peningkatan prestasi, baik di tingkat daerah maupun nasional. Kehadiran ORADO di Madina diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam menggali potensi atlet lokal.
Ia juga menambahkan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif positif bagi kalangan muda, khususnya dalam mengurangi ketergantungan terhadap gadget, game online, maupun praktik judi online.
“Kami ingin mengajak generasi muda untuk beralih ke kegiatan yang lebih bermanfaat. Jika olahraga ini berkembang hingga ke pelosok Madina, bukan tidak mungkin dapat membantu menjauhkan masyarakat dari hal-hal negatif seperti narkoba dan judi,” tambahnya.
Selain itu, pembentukan ORADO Cabang Madina juga bertujuan menciptakan sistem organisasi yang solid, transparan, dan berkelanjutan. Dengan koordinasi yang baik antara pengurus, atlet, dan pemangku kepentingan, diharapkan domino dapat berkembang secara optimal dan berkontribusi terhadap prestasi olahraga daerah.
Ali juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan KONI Madina dan mendapat dukungan positif, termasuk dari berbagai lintas sektor.
“Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat dukungan dari semua pihak, agar olahraga domino benar-benar bisa memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Mandailing Natal,” tutupnya.

Untuk diketahui, pendaftaran turnamen dibuka mulai 8 hingga 14 April 2026 untuk kategori senior (18+) dan terbuka untuk umum. Para pemenang akan memperebutkan hadiah jutaan rupiah.
Kontak pendaftaran:
0821-6646-6469 (Ali)
0812-1047-6240 (Dayat)
0822-9419-8362 (Candra) (*)
