WARTAMANDAILING.COM, Padangsidimpuan – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Padangsidimpuan secara resmi menutup Turnamen Catur Pemuda Pancasila Kota Padangsidimpuan di Warkop Daya Mulia, Kelurahan Wek V, Minggu (1/2/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Dengan Olahraga Catur Kita Jalin Persaudaraan yang Abadi” menjadi ajang kompetisi sekaligus silaturahmi bagi anggota Pemuda Pancasila, atlet catur, dan generasi muda di kota tersebut.
Turnamen turut dihadiri Plt. Ketua KONI Kota Padangsidimpuan Ali Akbar, Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kota Padangsidimpuan AKBP (Purn) Drs. H. Tongku Bosar Pane, jajaran pengurus Pemuda Pancasila, serta puluhan peserta dari berbagai latar belakang.
Kehadiran para pemangku kepentingan olahraga ini menegaskan dukungan penuh terhadap pembinaan dan pengembangan olahraga catur di daerah.
Dalam sambutannya, Fadhriansyah Siregar menegaskan bahwa olahraga catur memiliki nilai strategis dalam membentuk karakter, kecerdasan berpikir, dan sikap sportif, terutama bagi generasi muda.
“Catur bukan sekadar permainan, tetapi olahraga yang melatih kesabaran, ketelitian, dan strategi. Melalui turnamen ini, Pemuda Pancasila ingin memperkuat silaturahmi persaudaraan sekaligus menghadirkan ruang kompetisi yang sehat dan bermartabat, dan tidak menutup kemungkinan akan ada turnamen catur SeTABAGSEL,” ujarnya dengan semangat.
Ia juga menekankan komitmen organisasi dalam mendukung kegiatan positif sebagai kontribusi terhadap pembangunan sumber daya manusia.
Sementara itu, Ali Akbar menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut dan berharap akan ada turnamen yang lebih bergengsi ke depannya. “Kolaborasi antara organisasi kepemudaan dan induk olahraga merupakan langkah strategis dalam memperluas pembinaan atlet di daerah. Turnamen seperti ini sangat membantu menciptakan iklim kompetisi dan menjadi bagian dari pembinaan atlet catur di Kota Padangsidimpuan,” katanya.
Di sisi lain, Tongku Bosar Pane menilai kegiatan ini memiliki nilai penting dalam menjaring dan mengasah potensi pecatur lokal untuk seleksi ke ajang yang lebih besar.
“Dari ajang seperti inilah biasanya muncul bibit-bibit atlet berprestasi. Percasi tentu sangat mendukung dan berharap kegiatan ini dapat berlanjut serta menjadi agenda rutin,” ujarnya.
Turnamen berlangsung dalam suasana kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Para peserta tampak serius menyusun strategi, dan banyak yang mengaku antusias karena selain menambah pengalaman bertanding, juga mempererat silaturahmi antar pecatur.
Panitia pelaksana menyampaikan bahwa turnamen tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kebersamaan.
Peserta turnamen catur Syahril Tanjung, yang sering mengikuti kejuaraan hingga tingkat nasional dan telah meraih banyak medali, mengucapkan terima kasih kepada Fadhriansyah Siregar.
“Saya mewakili seluruh peserta catur, sangat berterima kasih kepada Ketua MPC PP Kota Padangsidimpuan yang telah mendukung berbagai macam olahraga termasuk catur. Semoga kedepannya ada kompetisi catur SeTABAGSEL,” ucapnya.
Berhubung Ketua MPC PP Kota Padangsidimpuan tidak bisa hadir, penyerahan trofi dan penghargaan kepada para pemenang diwakili oleh Sujiman, SL, dan Romaito (Humas). Pemenangnya adalah:
- Juara 1: Efandi Mundung
- Juara 2: Syahril Tanjung
- Juara 3: Ranap Aritonang
- Juara 4: Husein
- Juara 5: Wirdansyah
Hadiah hiburan juga diberikan kepada peserta sampai peringkat 20. Selain memperebutkan piala dan penghargaan, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah interaksi positif antar warga. (Mahmud)


