Semarakkan HUT RI, Pemdes Tambangan Tonga Gelar Nobar Film “Merah Putih” 

Warga Tambangan Tonga saat nonton bareng flim perjuangan Merah Putih, fhoto : Istimewa.
Warga Tambangan Tonga saat nonton bareng flim perjuangan Merah Putih, fhoto : Istimewa.

WARTAMANDAILING.COM, Mandailing Natal – Setiap tahun pada tanggal 17 Agustus, seluruh masyarakat di Indonesia merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan berbagai kegiatan yang meriah, termasuk di daerah pedesaan.

Tahun 2025 ini menjadi tahun yang sangat spesial karena Indonesia merayakan ulang tahun kemerdekaan yang ke-80.

Untuk menyemarakkan perayaan ini, terutama bagi generasi muda, berbagai ide lomba dan kegiatan  yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak di desa sangat dinantikan untuk merayakan 17 Agustus 2025.

Perlombaan ini tidak hanya memberikan kesenangan, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kebersamaan dan semangat nasionalisme sejak usia dini.

Dari lomba balap karung misalnya, nonton bareng film perjuangan hingga tebak lagu-lagu nasional, setiap perlombaan dirancang untuk menciptakan pengalaman yang tak terlupakan.

Seperti di Desa Tambangan Tonga Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI,  Pemerintahan Desanya ( Pemdes)  bekerjasama dengan NNB dan mahasiswi KKN STAIN Madina  menggelar nonton bareng (nobar) film perjuangan “Merah Putih” (2009) di lapangan kantor desa itu,  Selasa (19/08/2025) malam.

Film yang menceritakan perjuangan rakyat Indonesia melawan kolonial Belanda itu disambut antusias oleh masyarakat.

Bacaan Lainnya

Anak-anak hingga orang tua pun terlihat larut menyaksikan jalannya film. Seusai nobar, acara dilanjutkan dengan lomba cerdas cermat yang juga menjadi bagian dari semarak HUT RI.

Pada Kamis ( 21/08/2025) Kepala Desa Tambangan Tonga Samsul Bahri menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan bangsa sekaligus menanamkan nilai-nilai nasionalisme di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian HUT RI ke-80 di Desa Tambangan Tonga. Selain mengenang perjuangan melawan penjajah, kami ingin menanamkan nilai nasionalisme di kalangan anak-anak dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, kegiatan semarak kemerdekaan diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan.

Sementara itu, Rahmat Nasution, salah seorang warga Desa Tambangan Tonga, menyampaikan apresiasinya.

Menurutnya, kegiatan lomba 17-an setiap tahun selalu dinantikan warga, termasuk anak-anak.

“Kegiatan 17-an di desa selalu ditunggu-tunggu. Tahun ini ada nonton bareng film perjuangan, sambutannya sangat hangat dari masyarakat, terutama anak-anak, karena film seperti ini sudah jarang ditonton,” ungkapnya. (Munir Lubis).

Contoh Gambar di HTML