Sejumlah Proyek P3-TGAI di Madina Diduga Diborongkan ke Pihak Ketiga

Proyek P3-TGAI di lokasi kelurahan Logat, sesuai informasi yang dihimpun proyek ini dikerjakan dari Desa Aek Nagali, fhoto : Wartamandailing.
Proyek P3-TGAI di lokasi kelurahan Logat, sesuai informasi yang dihimpun proyek ini dikerjakan dari Desa Aek Nagali, fhoto : Wartamandailing.

WARTAMANDAILING.COM, Mandailing Natal — Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menuai sorotan. Sejumlah proyek P3-TGAI di kecamatan Panyabungan Utara dan kecamatan Panyabungan Barat diduga diborongkan ke pihak ketiga, padahal program tersebut seharusnya dilaksanakan secara swakelola oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, di beberapa lokasi pekerjaan irigasi tidak sepenuhnya melibatkan petani setempat. Pekerjaan fisik justru dikerjakan oleh kelompok tertentu yang diduga bukan bagian dari P3A penerima manfaat, sehingga memunculkan dugaan adanya praktik pemborongan.

“Setahu kami, P3-TGAI itu padat karya dan dikerjakan langsung oleh petani. Tapi di lapangan yang bekerja malah orang-orang itu saja,” ujar mantan ASN dinas PUPR Madina yang merupakan warga setempat, Selasa (23/12/2025).

Padahal, sesuai petunjuk teknis, P3-TGAI bertujuan meningkatkan fungsi jaringan irigasi sekaligus memberdayakan petani melalui sistem swakelola. Program ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar lokasi kegiatan.

Pengamat kebijakan publik di Madina menilai, jika dugaan pemborongan tersebut benar, maka hal itu berpotensi menyimpang dari tujuan utama program. “Swakelola adalah roh P3-TGAI. Jika dikerjakan pihak lain, maka esensi pemberdayaan petani menjadi hilang,” ujarnya.

Bangunan P3-TGAI sudah rusak di salah satu titik pengerjaan di Panyabungan barat.

Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, pihak terkait, baik pengurus P3A maupun instansi teknis yang membidangi irigasi, belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.

Bacaan Lainnya

Masyarakat berharap agar pelaksanaan P3-TGAI di Madina dapat dievaluasi secara menyeluruh agar program pemerintah tersebut benar-benar berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat maksimal bagi petani bukan bagi pihak ketiga yang hanya mencari keuntungan pribadi. (Has).

Contoh Gambar di HTML