WARTAMANDAILING.COM, Tapanuli Selatan – Menyusul kesuksesan Laga Amal pertama di Stadion H.M. Nurdin Kota Padangsidimpuan, kegiatan Laga Amal dan Trauma Healing tahap kedua kembali digelar sebagai bentuk kepedulian nyata bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).
Kegiatan kemanusiaan ini dipusatkan di Lapangan Bola Sipette, Kecamatan Batangtoru, Sabtu (17/01/2026). Antusiasme masyarakat pecah saat menyaksikan kehadiran tokoh-tokoh penting, mulai dari Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, Wali Kota Padangsidimpuan H. Letnan Dalimunthe, hingga unsur pimpinan TNI/Polri, termasuk Dandim dan Danyon 122/TS Simalungun.
Tak hanya pejabat publik, kemeriahan acara juga didukung oleh kehadiran deretan pesepak bola nasional seperti Zulham Malik Zamrun, Evan Dimas, dan Natasya, yang turun langsung merumput dalam pertandingan amal tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu menekankan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar pertandingan sepak bola. “Selain penggalangan dana, kami juga melaksanakan trauma healing. Ini adalah bentuk empati dan dukungan moral agar masyarakat yang terdampak bencana tetap kuat dan segera bangkit,” ujar Gus Irawan.
Berdasarkan laporan panitia, dana kemanusiaan yang terkumpul dalam aksi ini mencapai Rp30 juta. Bupati menyampaikan apresiasi mendalam kepada pimpinan OPD Tapsel, Fraksi Gerindra DPRD Tapsel dan Palas, serta sekitar 450 personel TNI yang baru saja tiba di Batangtoru untuk membantu proses pemulihan fisik pascabencana.
“Kehadiran kawan-kawan pemain di sini sudah menjadi penghibur luar biasa bagi masyarakat. Permainan yang ditampilkan benar-benar memberikan sukacita di tengah masa sulit,” tambah Bupati.
Pertandingan berlangsung semarak, di mana Bupati Gus Irawan Pasaribu dan Zulham Malik Zamrun masing-masing sukses menyumbangkan dua gol. Bupati berharap sinergi lintas elemen ini mampu mempercepat pemulihan Tapsel agar “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.”
Senada dengan hal tersebut, Zulham Malik Zamrun menyampaikan rasa bangganya dapat berkontribusi dalam aksi sosial ini. “Kami bersyukur bisa diundang untuk beramal melalui tenaga. Kami mendoakan agar Tapanuli Selatan semakin kuat dan terhindar dari bencana di masa depan,” ungkap Zulham.
Mantan pemain Timnas itu juga memuji atmosfer sepak bola di Batangtoru yang sangat hidup. Ia berharap pemerintah daerah melalui ASKAB terus membina talenta lokal.
“Potensinya luar biasa. Siapa tahu ke depan ada anak-anak dari Batangtoru yang menyusul menjadi pemain nasional,” tutupnya. (r)






