Perangkat Desa se-Kecamatan Tambangan Bersama Peringati Isra Mi’raj dan Sambut Bulan Suci Ramadhan

Usai gelar isra mi'raj para perangkat desa tutup acara dengan poto bersama, fhoto : Istimewa.
Usai gelar isra mi'raj para perangkat desa tutup acara dengan poto bersama, fhoto : Istimewa.

WARTAMANDAILING.COM, Mandailing Natal – Serikat Tolong Menolong (STM) Perangkat Desa se-Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal, menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus penyambutan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Senin (26/1/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Tambangan tersebut dihadiri Camat Tambangan Enda Mora Lubis beserta jajaran, KUA Kecamatan Tambangan, anggota Koramil 14 Kotanopan, para kepala desa se-Kecamatan Tambangan, perangkat desa, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Tambangan Enda Mora Lubis mengapresiasi para perangkat desa yang menjadi sponsor kegiatan. Ia menilai kegiatan ini mencatat sejarah baru dalam kebersamaan birokrasi di tingkat desa se-Kecamatan Tambangan.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi awal yang baik dan dapat terus berlanjut ke depannya, serta mempererat kekompakan perangkat desa, baik dalam suka maupun duka.

Selain itu, Enda juga berharap jamaah yang hadir mampu mengambil nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Isra Mi’raj untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dengan tetap mengedepankan nilai-nilai kekeluargaan dalam bermasyarakat.

Sementara itu, pembawa hikmah Isra Mi’raj, Al Ustadz Mahyuddin, dalam tausiyahnya mengajak seluruh perangkat desa agar memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Jadikan pelayanan sebagai ladang ibadah dan laksanakan pekerjaan dengan ikhlas,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Mahyuddin juga mengajak jamaah memaknai peristiwa Isra Mi’raj sebagai simbol hijrah, yakni meninggalkan keburukan menuju kebaikan. Menurutnya, dalam perjalanan agung tersebut Nabi Muhammad SAW menyaksikan berbagai perumpamaan yang dapat dijadikan bahan evaluasi diri dalam kehidupan.

Ia menambahkan, peringatan Isra Mi’raj menjadi momentum untuk kembali mengingat kebesaran Allah SWT serta peristiwa luar biasa yang dialami Rasulullah SAW. Selain itu, peristiwa ini menegaskan pentingnya menjaga shalat sebagai tiang agama dan wujud kasih sayang Allah SWT kepada umat manusia.

“Mari kita jadikan peringatan ini sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta kedisiplinan dalam beribadah,” tuturnya.

Pantauan di lapangan, para perangkat desa menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berharap peringatan serupa dapat menjadi agenda rutin tahunan karena dinilai efektif sebagai sarana koordinasi non formal yang bernuansa kekeluargaan dan persaudaraan.

Acara ditutup dengan makan bersama sebagai simbol rasa syukur, keberkahan, serta kerukunan dan kebersamaan yang terjalin di wilayah Kecamatan Tambangan.
(Munir Lubis)

Contoh Gambar di HTML