Wabup Tapsel Hadiri Penutupan TMMD ke-127, Sebut Program Perkuat Sinergi TNI-Rakyat Bangun Desa Pascabencana

WARTAMANDAILING.COM, Tapanuli Selatan – Wakil Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H. Jafar Syahbuddin Ritonga menghadiri upacara penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Bola Sarasi, Kelurahan Sangkunur, Kecamatan Angkola Sangkunur, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” dipimpin oleh Mayor Inf Hasbullah Nazaruddin.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati membacakan sambutan Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu, yang menyampaikan ucapan selamat datang kepada Irdam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Josafath M. Robert Duka, S.I.P., serta apresiasi atas pelaksanaan program yang dinilai sangat membantu percepatan pembangunan, khususnya di wilayah terdampak bencana.

“Hari ini kita menutup program TMMD yang telah berjalan selama satu bulan. Kami sangat berterima kasih kepada TNI karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya di Kecamatan Angkola Sangkunur. Dari 15 kecamatan di Tapsel, sebanyak 14 kecamatan terdampak pascabencana 25 November 2025 lalu,” ujar Jafar Syahbuddin.

Ia menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa, sehingga Pemerintah Kabupaten Tapsel berharap program ini dapat terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang.

Sementara itu, Brigjen TNI Josafath M. Robert Duka menyampaikan bahwa TMMD adalah bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat untuk membantu pembangunan pedesaan.

“Melalui program ini, kita mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sehingga tercipta sinergi kuat dalam membangun desa dan memperkokoh ketahanan bangsa menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah memberikan dukungan, masyarakat yang bergotong royong, serta media yang meliput kegiatan tersebut.

Komandan Kodim 0212/Tapsel Letkol Inf Dedi Harnoto selaku Dansatgas TMMD menjelaskan bahwa kegiatan berlangsung selama satu bulan, mulai 10 Februari hingga 11 Maret 2026, dengan sasaran program fisik dan nonfisik.

Untuk program fisik meliputi pembangunan serta peningkatan infrastruktur desa seperti jalan dan fasilitas MCK. Sedangkan program nonfisik mencakup penyuluhan hukum, bahaya narkoba, dan edukasi lainnya untuk meningkatkan kesadaran serta kualitas hidup masyarakat.

Tokoh masyarakat Alom Harahap mengungkapkan rasa terima kasih kepada TNI atas manfaat yang dirasakan masyarakat selama satu bulan pelaksanaan. “Kami sangat merasakan manfaat kehadiran TNI. Bagi kami, TNI selalu hadir membantu masyarakat,” ujarnya.

Sebagai bagian dari rangkaian penutupan, dilakukan penandatanganan serah terima hasil pekerjaan TMMD dari TNI kepada Pemerintah Kabupaten Tapsel.

Kegiatan juga dirangkai dengan pembagian paket sembako gratis, bazar murah, dimana paket sembako senilai Rp130 ribu dapat ditebus dengan Rp100 ribu, serta pembagian bantuan penanganan stunting.

Upacara penutupan turut dihadiri unsur Forkopimda Tapsel, Dandim 0212/Tapsel, para pimpinan OPD, camat, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta masyarakat yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. (r)

Contoh Gambar di HTML

Pos terkait