Warga Keberatan Angkut Material Perbaikan Jalan, Kades Jambur Baru Disorot

Terpantau material untuk perbaikan jalan yang dirusak telah berada di lokasi, fhoto : Istimewa.
Terpantau material untuk perbaikan jalan yang dirusak telah berada di lokasi, fhoto : Istimewa.

WARTAMANDAILING.COM, Mandailing Natal – Warga Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), mengaku keberatan diminta membawa material untuk perbaikan jalan lingkungan yang diduga telah dirusak.

Jalan tersebut diketahui merupakan proyek pembangunan dari Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) pada tahun 2022, dengan nilai kontrak sebesar Rp147.674.010.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, hasil rapat desa pasca mencuatnya pemberitaan menyebutkan bahwa warga diminta membawa dua batu per orang ke lokasi jalan yang rusak untuk mendukung proses pembangunan kembali.

“Bahannya sebagian sudah ada di lokasi, Pak. Tapi banyak warga yang keberatan menjalankan hasil rapat kemarin itu,” ungkap salah seorang warga Desa Jambur Baru yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Minggu (29/03/2026), kepada wartawan melalui pesan WhatsApp.

Warga menilai kebijakan tersebut memberatkan, terlebih jalan yang diperbaiki merupakan aset yang sebelumnya dibangun menggunakan anggaran pemerintah daerah.

Sementara itu, berdasarkan pemberitaan sebelumnya, Kepala Dinas Perkim Madina, Rully Lubis, bersama Kepala Inspektorat Madina, Munawar, menyatakan akan segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pemeriksaan.

Upaya konfirmasi juga telah dilakukan kepada Kepala Desa Jambur Baru, Riswan Haedy. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan atas pertanyaan wartawan. (*)

Bacaan Lainnya

Contoh Gambar di HTML