WARTAMANDAILING.COM, Tapanuli Selatan – Suasana keagamaan dan kebersamaan kental terasa dalam kegiatan Pengajian Akbar Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Dusun Sabatolang, Desa Sarogodung, Kecamatan Sipirok, Selasa (08/04/2026).
Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca Idul Fitri, tetapi juga momentum memperkuat semangat kebangkitan masyarakat Kabupaten Tapanuli Selatan pascabencana.
Wakil Bupati Tapanuli Selatan, H. Jafar Syahbuddin Ritonga, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap soliditas BKMT yang terus aktif membina umat. Di tengah suasana Syawal, ia mewakili Bupati H. Gus Irawan Pasaribu menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat.
“Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan bathin. Selama satu tahun perjalanan kepemimpinan kami, tentu masih banyak kekurangan,” ujarnya.
Wabup Jafar menyoroti perjalanan satu tahun pemerintahan yang diwarnai bencana alam bertubi-tubi sejak November 2025. Namun, berkat kerja keras dan doa bersama, Tapanuli Selatan justru mendapat apresiasi sebagai daerah tercepat dalam penanganan pascabencana.
“Hari ini tidak ada lagi warga kita yang tinggal di tenda pengungsian. Semua sudah mendapatkan hunian tetap maupun sementara,” tegasnya.
Untuk pemulihan total, pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp2,7 triliun yang akan digunakan untuk membangun kembali sekolah, jalan, irigasi, dan sarana pertanian yang rusak.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kekompakan, suasana kondusif, serta memperbaiki pola ekonomi. Pemerintah tengah menyiapkan solusi bagi masyarakat yang terjerat pinjaman melalui penguatan koperasi desa dan program pembiayaan yang lebih ringan, serta program pemberdayaan seperti peternakan dan pertanian.
“Kami bekerja tanpa lelah agar Tapanuli Selatan pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat,” tambahnya.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Edi Fikriadi Siregar mengajak jamaah untuk meningkatkan rasa syukur. Ia menyampaikan tiga hikmah besar halal bihalal adalah mendapatkan pahala doa dan salam, pahala berjabat tangan, serta pahala saling memaafkan yang menjadi penguat ukhuwah Islamiyah.
Sementara itu, Ketua BKMT Tapsel dan Kecamatan Sipirok menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ajang perdana pasca Lebaran untuk meningkatkan iman takwa.
“Kami mohon maaf atas segala kekurangan, semoga kita dipertemukan kembali dengan Ramadhan dan Syawal berikutnya,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Hamdan Zen, Plt Kadis Pendidikan Efridayanti Pakpahan, Plt Kadishub AM Fadhil Harahap, Camat Sipirok, unsur Forkopimcam, serta pengurus ormas keagamaan seperti Aisyiyah, Muslimat, dan Al Jamiatul Washliyah.
Pengajian ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam membangun Tapanuli Selatan yang religius dan maju. (r)






