Tapsel Bangkit: BNPB Kirim Bantuan Alat Berat dan Chainsaw, Prioritaskan Pembersihan Pasca Banjir

WARTAMANDAILING.COM, Tapanuli Selatan – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Suharyanto, menyampaikan permohonan maaf setelah sebelumnya menyebut bencana di Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, hanya ramai di media sosial. Permohonan maaf ini disampaikan setelah ia turun langsung ke lokasi dan menyaksikan dampak banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut.

“Pak, saya surprise, saya tidak mengira sebesar ini. Saya mohon maaf, Pak Bupati. Bukan berarti kami tak peduli,” ujar Suharyanto kepada Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, saat mengunjungi Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Senin (1/ 12/2025).

Sebagai bentuk kepedulian, BNPB akan mengirimkan 100 unit chainsaw ke Tapsel untuk membantu kegiatan pembersihan lingkungan pasca-bencana. Bantuan ini merupakan respons atas permintaan Bupati Gus Irawan Pasaribu yang membutuhkan alat pemotong kayu untuk membersihkan material pasca banjir.

Keputusan ini diumumkan saat Suharyanto bersama Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, meninjau penanganan bencana di Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Minggu (30/11/ 2025). Mereka menyaksikan langsung kerusakan yang dialami rumah-rumah, peralatan, dan kendaraan warga akibat banjir.

Suharyanto menekankan bahwa tim darurat akan memprioritaskan pembersihan wilayah terdampak dengan menurunkan alat berat untuk mengangkat kayu-kayu besar. Meskipun kerusakan cukup besar, ia menyatakan situasi berangsur kondusif dengan akses jalan darat yang sudah dapat dilewati serta jaringan listrik, internet, dan air yang masih berfungsi.

Data terbaru mencatat, 52 orang meninggal dunia, 48 orang hilang, dan 58 orang membutuhkan perawatan akibat bencana ini. BNPB memfokuskan upaya pada percepatan penanganan darurat, termasuk operasi pencarian dan pertolongan, pemenuhan kebutuhan dasar, serta pemulihan akses transportasi dan komunikasi.

Bupati Gus Irawan Pasaribu menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh Kepala BNPB dan Menko PMK. Ia berharap upaya ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan mempercepat pemulihan pasca-bencana.

Bacaan Lainnya

Bencana banjir, longsor, dan pohon tumbang melanda 13 dari 15 kecamatan di Tapsel pada Selasa (25/11/ 2025), akibat curah hujan tinggi sejak Senin (24/11/ 2025). (Nas/r)

Contoh Gambar di HTML

Pos terkait