Tes Etika dan Wawancara Calon Anggota AJI Medan Tahun 2022

  • Bagikan
Puluhan peserta ikuti tes etika dan wawancara calon anggota AJI Medan Tahun 2022 yang diselenggarakan di Jumpa Tengah Coffe, Pematang Siantar [foto: Warta Mandailing/Paruhum Nasution]

WARTAMANDAILING.COM, Pematang Siantar – Puluhan peserta calon anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan Tahun 2022 yang dinyatakan lulus seleksi administrasi mengikuti tes etika dan wawancara di Kota Pematang Siantar, Sabtu (30/7/2022).

Nantinya, para peserta calon anggota AJI Medan ini akan mengikuti pembekalan lagi setelah dinyatakan juga lulus tes etika dan wawancara. Selanjutnya dilaksanakan penetapan sebagai anggota AJI Medan.

“Dalam waktu tiga bulan ini kita masih melakukan pemantauan kepada para peserta sebelum diumumkan kelulusan tes etika dan wawancara ini,” tutur Koordinator Divisi Organisasi, Teguh Pribadi kepada peserta usai mengikuti tes tersebut.

Tes etika dan wawancara yang dipesertai dari berbagai platform media dan kalangan mahasiswa ini secara bergilir langsung diuji oleh Ketua AJI Medan, Cristison Sondang Pane dan tampak juga hadir saat itu mantan ketua AJI Medan, Rika Suartiningsih.

Kemudian dilanjutkan ke tim penguji lainnya yakni, Imran Nasution, Mahadi Sitanggang dan Gunawan Purba yang memiliki peran masing-masing di bidang organisasi AJI Medan.

Dalam pelaksanaan tes etika dan wawancara ini, seluruh peserta diuji pemahamannya seputar praktik jurnalistik, regulasi jurnalistik, kode etik jurnalistik serta kode perilaku anggota AJI.

Salah satu peserta calon anggota AJI yang berasal dari Kota Padang Sidempuan, Amrin Simanjuntak (Expossidik.com) mengungkapkan, alasan dirinya ingin bergabung dengan AJI adalah organisasi AJI menurutnya perkumpulan yang tepat sebagai kontrol dan payung hukum bagi seorang jurnalis.

“Tujuan saya masuk keanggotaan AJI adalah agar lebih menambah wawasan baru, kemudian memperluas jaringan dan lebih percaya diri saat menjalankan kegiatan jurnalistik serta berharap nantinya dapat melatih kepemimpinan,” ucapnya.

Alasan lainnya, kata Amrin, masuk menjadi anggota AJI yang pastinya ia berharap dapat lebih profesional dan memiliki jati diri sebagai jurnalis. Sebab baginya, organisasi AJI memiliki prinsip dan ideologi yang berbeda dengan organisasi jurnalis lainnya. (Nas)

  • Bagikan