WARTAMANDAILING.COM, Tapanuli Selatan – Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengklarifikasi isu viral mengenai penyaluran bantuan hunian untuk korban bencana di Tapanuli Selatan (Tapsel), menyatakan bahwa tidak dialokasikannya bantuan bukan karena ditolak secara negatif, melainkan karena kuota untuk hunian insitu dan relokasi sudah terpenuhi.
“Alokasi bantuan hunian untuk korban bencana tidak diberikan ke Tapsel bukan karena ditolak, melainkan kuota sudah penuh. Bukan ditolak karena sombong, namun menolak karena bagus,” tegas Gubsu Bobby saat menghadiri safari Ramadhan dan buka puasa bersama di Hunian Sementara (Huntara) Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Minggu (1/ 3/2026).
Ia menjelaskan bahwa bantuan hunian yang akan dibangun berasal dari lima sumber berbeda, yaitu dana bulan suci, BNPB, Kementerian terkait, Pemerintah Provinsi Sumut, serta BAZNAS Provinsi Sumut.
Awalnya direncanakan untuk Tapsel, namun setelah dipastikan kuota penuh, bantuan dialihkan ke daerah lain yang masih membutuhkan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu menegaskan bahwa kabar penolakan adalah salah kaprah.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa Provinsi Sumut telah memberikan bantuan isi rumah senilai Rp3 juta dan stimulan ekonomi senilai Rp5 juta per korban bencana, yang sudah cair dan berfungsi untuk membantu pemulihan warga.
Kegiatan buka puasa bersama yang mengusung tema “Mari Bangkit Bersama” merupakan rangkaian Safari Ramadhan Pemkab Tapsel hari kedua. Sebelumnya, Gubernur dan rombongan juga meninjau Huntara Batu Hula dan Huntara Desa Napa di Kecamatan Batangtoru.
Di Huntara Simarpinggan, mereka disambut hangat oleh unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, alim ulama, serta warga terdampak bencana.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gus Irawan menyampaikan bahwa terdapat 2.038 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana, dengan 1.444 di antaranya menerima bantuan pemulihan ekonomi sebesar Rp8 juta per KK.
Ia menegaskan agar bantuan tersebut digunakan sebagai modal usaha dan bukan untuk kebutuhan konsumtif semata.
Kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait termasuk Sekda Tapsel Sofyan Adil Siregar dan Wakapolres Tapsel Kompol Muslim Amin SE, mencerminkan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam mendampingi masyarakat untuk bangkit bersama pascabencana di bulan suci Ramadhan. (r/Nas)






