Pengacara Kondang, Hotman Paris Hutapea (foto: Istimewa)

WARTAMANDAILING.COM, Jakarta – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea secara blak-blakan mengungkap pandangannya mengenai agama Islam. Hotman Paris mengaku mendapat pesan kedamaian dari agama islam, meski dirinya memiliki keyakinan berbeda.

Pendapat ini disampaikan Hotman Paris ketika berbincang santai dengan Ustaz Das’ad Latif dalam acara Ramadan Kita unggahan kanal YouTube Metrotvnews belum lama ini.

Dalam perbincangan itu, Ustaz Das’ad Latif bertanya, “Bang boleh saya minta pendapat dari hati nurani Abang. Bagaimana opini Bang Hotman tentang Islam?”.

Kemudian Hotman Paris langsung menceritakan pengalamannya berbaur dengan santri di pondok pesantren. Kebetulan, ia kerap diundang untuk memberikan motivasi kepada para santri.

Bahkan, kata Hotman Paris, selama ini dirinya sudah mengunjungi berbagai pesantren di Tanah Air. Salah satunya Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang Timur. Dari kunjungan tersebut, Hotman Paris mengaku mendapat pesan penuh makna yakni kedamaian.

“Saya banyak melihat sisi kedamaian setelah bersama ribuan santri. Saya melihat kedamaian ketika saya duduk sebagai kyai di Tebu Ireng,” ungkap Hotman.

Pengacara keturunan Batak itu bahkan mengatakan pesan tersebut sangat mendamaikan hati, meski enggan menjelaskannya secara eksplisit.

“Mereka lagi shalat, saya duduk di belakangnya. Saya menemukan pesan yang sangat damai,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Hotman Paris lantas menyinggung sikap oknum yang bertolak belakang dengan pendapatnya tersebut. Mengingat banyak kejadian yang mengarah pada padangan sinis terhadap agama Islam.

Baginya sikap tersebut merupakan hak pribadi sesorang, sehingga antarsesama wajib menghormati meski berbeda pandangan.

“Kalau ada oknum-oknum di luar itu, itu pribadi masing-masing,” kata Hotman Paris, memungkasi.

Pendapat Hotman Paris Hutapea itu lantas ditimpali oleh Ustaz Das’ad Latif yang mengatakan bahwa apabila ingin mendalami islam jangan melihat pribadinya, tetapi lihat konsep agamanya yakni Alquran.

“Pun jika melihat seorang muslim dari pribadinya, maka jangan melihat pribadi muslim zaman sekarang tapi Rasulullah SAW dan pelajari cara hidupnya,” balas Ustaz Das’ad Latif.

Sumber: suara.com