Aksi ‘Koboi’ Diduga Kades di Paluta Bikin Heboh, GAPERTA Minta Polisi Usut Tuntas Kepemilikan Senpi

WARTAMANDAILING.COM, Padang Lawas Utara – Video yang beredar luas di media sosial pada Minggu (25/1/ 2026) menunjukkan adegan mengkhawatirkan di Desa Pulo Liman, Kecamatan Dolok Sigompulon, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).

Seorang pria yang diduga sebagai oknum kepala desa (kades) terlihat mengacungkan senjata api jenis pistol di tengah keributan antar warga.

Meskipun identitas pasti pria tersebut belum dapat dikonfirmasi sebagai kepala desa, lokasi kejadian jelas tercantum dalam keterangan yang menyertai video yang viral tersebut.

Dalam rekaman tersebut, tidak hanya pistol yang terlihat, sebagian warga juga tampak membawa senjata tajam seolah-olah terjadi pertengkaran yang memanas.

Aksi yang dinilai seperti “aksi koboi” ini menuai kritik keras dari berbagai elemen masyarakat. Tak hanya dianggap mencederai etika profesi pejabat publik, tindakan tersebut juga berpotensi mengancam keselamatan warga sekitar.

Ketua Gabungan Pergerakan Tapanuli (GAPERTA), Stevenson Ompu Sunggu, mengimbau aparat kepolisian khususnya Polres Tapanuli Selatan agar segera mengusut tuntas kasus ini. Menurutnya, kejadian ini telah menimbulkan kegaduhan dan kekhawatiran yang meluas.

“Hal ini penting untuk diusut tuntas, apalagi berkaitan dengan kepemilikan senpi. Kepolisian harus segera turun tangan untuk memastikan fakta sebenarnya, sekaligus mengambil langkah hukum yang tegas jika terbukti terjadi ancaman menggunakan senjata api,” tegas Stevenson setelah menyimak video yang beredar.

Bacaan Lainnya

Ia juga mengingatkan bahwa kepemilikan senjata api oleh masyarakat sipil di Indonesia diatur dengan sangat ketat berdasarkan UU Darurat No. 12 Tahun 1951, yang mengharuskan izin khusus dan pembaruan melalui Polri.

“Penyalahgunaan atau kepemilikan tanpa izin (ilegal) diancam hukuman berat hingga 20 tahun penjara atau hukuman mati,” tambahnya.

Banyak komentar di bawah unggahan video tersebut juga mempertanyakan legalitas kepemilikan senpi oleh oknum yang diduga kepala desa tersebut.

Menurut informasi yang dikutip dari akun TikTok @NIKMAT NASUTION, S.H., menyebutkan bahwa Kanit Polsek Dolok belum dapat memberikan klarifikasi terkait kejadian dan pistol yang dipegang, karena kasus ini sudah langsung ditangani oleh Polres Tapsel. (Nas)

Contoh Gambar di HTML

Pos terkait