Dolly Pasaribu ketika menjenguk Rosita Sipahutar di RSUD Sipirok (foto: Dok. Istimewa)

WARTAMANDAILING.COM, Tapanuli Selatan – Ananda Rosita Boru Sipahutar (Bayi 4 Bulan) merupakan korban kekerasan dalam rumah tangga yang diduga dilakukan oleh ibu kandungnya sendiri, sehingga mengakibatkan penyok di kepala tepatnya pada bagian dahi sang bayi.

Sebelumnya dalam pemberitaan WartaMANDAILING.com, Peristiwa ini berawal pada 12 maret 2020 kemarin, saat itu Babinkamtibmas Polsek Batang Angkola, Aipda D Tampubolon, Mendapat laporan dari masyarakat adanya kekerasan yang dialami korban, Rosita Boru Sipahutar oleh Priska Silitonga ibu kandungnya sendiri.

“Korban dipukul ibu kandungnya dengan tangan hingga kepalanya, tepat di dahi penyok kedalam,” ujar Aipda D Tampubolon saat itu.

Sebelumnya juga bayi Rosita sempat mendapat perawatan di puskesmas Sayur Matinggi, hingga akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Sipirok untuk mendapat perawatan medis lebih lengkap.

Mendengar hal itu, anggota DPRD Tapanuli Selatan Dolly Putra Pasaribu menjenguk Rosita Boru Sipahutar ke RS Umum Sipirok, Minggu (15/3/2020).

Dolly menyampaikan dan berpesan, mengajak sama-sama mendoakan kesembuhan untuk Rosita, semoga ananda segera pulih dari sakitnya dan kejadian ini mudah-mudahan tidak berpengaruh pada perkembangan fisik dan psikis Rosita nantinya.

“Sehingga ia nanti tumbuh menjadi anak yang cerdas, sehat dan menjadi menjadi anak yang berbakti bagi nusa dan bangsa, tentunya kedepan hal-hal seperti ini kita harapkan tidak pernah terulang lagi,” harap Dolly Pasaribu.(Sadar H Daulay)