Menu
Warta Mandailing

Tak Terima Ditegur, Pemilik Warkop di Batam Nekat Bacok Pelanggan Sendiri

  • Bagikan
(Foto : Ilustrasi)

WARTAMANDAILING.COM, Batam – Seorang pemilik Warung Kopi (Warkop) nekat melakukan penganiayaan dengan melakukan pembacokan terhadap salah satu pelanggannya sendiri.

Peristiwa mengejutkan itu terjadi pada hari Rabu (23/03/2022) sekira pukul 15.00 WIB di Warung Kopi Jawa Pak Ayub yang terletak di Mitra Raya, Batam Center, Kota Batam.

Diketahui korban bernama Darma S menjadi sasaran pembacokan menggunakan parang hingga telinga korban terluka.

Diduga pelaku bernama Pak Ayub melakukan pembacokan akibat tidak terima dengan teguran korban yang telah mengusir salah seorang pengunjung yang tidak memesan sesuatu di Warkop tersebut.

Padahal, pengunjung tersebut baru saja tiba dan sudah memesan sesuatu sebelumnya. Menurut pengakuan dari beberapa pelanggan, Ayub terkesan arogan dan emosional terhadap pengunjung Warkop.

Dikutip dari media new.terobosan.com, Ayub dengan cepat mengambil Senjata Tajam (Sajam) dan langsung mengarahkan ke korban dengan berulang kali sehingga mengenai telinga korban.

“Empat kali korban mencoba mengelak serangan dari pelaku, setelah yang kelima kalinya, akhirnya parang mengenai telinga korban,” akui salah seorang saksi bernama Titus.

Dikabarkan, Ayub telah meminta damai kepada korban. Namun hal itu belum diterima oleh Darma selaku korban.

“Sejauh ini belum saya ambil kesimpulan, jika tidak sesuai dengan  keinginan saya, maka biarlah diproses hukum,” kata Darma.

Salah satu Ketua Komunias Solidaritas Ojol Batam JN Tel juga mengatakan bahwa sikap Ayub sebagai pemilik warung telah sering mengecewakan pelanggannya.

“Dulu saya ingin jadikan markas komunitas  dilokasi ini, tapi setelah melihat kelakuan dan pelayanannya kepada teman-teman saya dan juga sering dengar keluhan pelanggan maka tidak berminat lagi,” pungkasnya.

Informasi yang dihimpun, saat ini kasus masih berlanjut ditangani Polsek Batam Kota. Pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian guna menghindari amukan massa, sebab diketahui, korban juga merupakan salah satu driver ojek online. (Yunius)

  • Bagikan