(Foto:humas pemko)

WARTAMANDAILING.COM, Padangsidimpuan – Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH bersama Ketua DPRD Padangsidimpuan Siwan Siswanto, SH menghadiri sekaligus menerima Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I 2019, Hasil Pemantauan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK Triwulan IV tahun 2019 dan Hasil Pemantauan Kerugian Daerah Semester II tahun 2019. Dokumen tersebut diserahkan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Utara, Dra.V.M. Ambar Wahyuni, M.M.,Ak.,C.A di Gedung Utama Kantor BPK Perwakilan Sumatera Utara RI ,Medan Selasa (17/12/2019).

Usai kegiatan tersebut Walikota Irsan menyampaikan bahwa IHPS I 2019 dan dokumen lainnya sudah sesuai prosedur. Tentunya dalam penyajian laporan keuangan yang baik menjadi komitmen dan kerja keras semua pihak di Pemko Padangsidimpuan. Sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan dan peraturan yang berlaku.

Saya berharap di tahun mendatang seluruh Pimpinan OPD dan jajarannya agar melaksanakan Pengelolaan Keuangan Daerah senantiasa berpegang kepada Asas Kepatuhan dan Peningkatan Pengendalian Intern sehingga tahun depan harapan memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dapat diraih, Ungkap Walikota.

(Foto : humas pemko)

Sementara Kepala BPK Perwakilan Sumatera Utara Dra.V.M. Ambar Wahyuni, M.M.,Ak.,C.A mengatakan pihaknya terus berupaya mengawal pembangunan di Seluruh Kab/Kota Sumatera Utara. Dalam pengelolaan keuangan dan anggaran yang tepat sasaran, akuntabel, efisien dan efektif oleh pemerintah provinsi maupun kabupaten serta kota dan dari hasil pemeriksaan tersebut saya minta agar masing-masing daerah segera menindak lanjuti hasil pemeriksaan tersebut dan terimakasih kepada daerah yang telah menyampaikan laporanya tepat waktu.

“BPK terus mengedukasi seluruh pemerintah kabupaten kota dan provinsi agar lebih baik dalam pengelolaan keuangan. Dengan harapan menghasilkan laporan yang akuntabel, tepat sasaran, efektif dan efisien. Berpedoman pada prinsip – prinsip akuntansi pemerintah. Hasil laporan tiap daerah bisa mempengaruhi penilaian meraih opini WTP”, ujarnya.(r)