Menu
Warta Mandailing

Rakerda PKS Madina: Semangat Transformasi dan Kolaborasi

  • Bagikan
Istimewa

WARTAMANDAILING.COM, Mandailing Natal – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2022 yang digelar di Aula Ladang Sari, Kecamatan Panyabungan, Minggu (29/5/2022).

Rakerda tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Usman Jafar, Lc.MA dan turut hadir Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah PKS Sumatera Utara, H. Salman Alfarizi, Lc.MA, Ketua DPD PKS Kabupaten Madina, H. Wahiddin Arjun Rambe, Lc.

Para fingsionaris DPD PKS Kabupaten Madina hingga fungsionaris kecamatan juga turut hadir, dan terlihat juga Ketua PD Muhammaiyah Mandailing Natal, Muhammad Yusuf Nasution, M.Si hadir dalam Rakerda tersebut.

Rakerda dengan mengusung tema ‘Semangat Transformasi dan Kolaborasi’ itu diharapkan berjaya merumuskan dan menyusun program-program kerja partai ke depan.

Peran PKS di Kabupaten Madina membutuhkan kekuatan di legislatif agar lebih kuat mewarnai kebijakan daerah.

Kursi PKS di DPRD Kabupaten Madina yang saat ini berjumlah 4 legislator dari total 40 kursi diharapkan bisa bertambah pada Pemilu 2024 agar PKS bisa lebih kuat mengawal dan mempengaruhi penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Ketua DPD PKS Kabupaten Madina, H. Wahiddin Arjun dalam paparannya menyatakan berharap bahwa program yang dirumuskan disesuaikan dengan dengan gambaran dan tuntutan situasi dan kondisi terkini.

Bangsa Indonesia saat ini membutuhkan kehadiran PKS dalam perbaikan negara. Dan PKS tetap pada esensi menyuarakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah.

Salah satu perjuangan PKS di DPR RI adalah menolak regulasi yang berpotensi merusak sendi-sendi sosial, termasuk undang-undang yang berpotensi melegalkan LGBT. Oleh karenya kehadiran PKS terutama bagi umat sangat urgen.

Menurut Wahiddin, keterbatasan jumlah legislator di DPR RI menjadi salah satu kendala bagi perjuangan PKS. Oleh sebab itu, peran DPD PKS di daerah juga memiliki benang merah dalam membesarkan PKS secara nasional.

Sementara itu, Ketua DPW PKS Sumatera Utara, Prof. Dr. H. Usman Jafar, Lc.MA dalam pidato arahannya menyatakan bahwa visi PKS jangka panjang tetap pada esesni partai islam rahmat bagi sekalian alam.

“Esensi ini beranjak dari keinginan semua anggota partai yang ingin bernaung di bawah nilai-nilai keislaman. PKS harus membawa rahmat kepada semua manusia dan mahluk lain. Bahkan rahmat bagi non muslim,” paparnya.

Dikatakan Usman Jafar, modal bangun negeri ini adalah ukhuwah. Nilai kebersamaan, baik ukhuwah Wathaniayah maupun ukhuwah Insaniyah.

Kata dia, konsep ukhuwah Wathaniayah, yakni sikap merasa saling bersaudara satu sama lain karena merupakan bagian dari bangsa yang satu, bangsa Indonesia.

“Ukhuwah Insaniyah, yaitu persaudaraan sesama umat manusia,” ungkapnya.

Dijelaskannya, manusia mempunyai motivasi dalam menciptakan iklim persaudaraan hakiki yang dan berkembang atas dasar rasa kemanusiaan yang bersifat universal. Seluruh manusia di dunia adalah bersaudara

“Oleh karenanya, berdasar konsep-konsep itu kehadiran PKS harus membawa rahmat bagi bangsa Indonesia,” pungkasnya. (Syahren)

  • Bagikan