(Foto:tribunmedan)

WARTAMANDAILING.COM, Simalungun – Ditlantas Polda Sumut mencatat di Satuan Wilayah (Satwil) jajaran Polda Sumut ada 50 titik lokasi rawan longsor.


“Kita melakukan pendataan ini untuk mengantisipasi para pemudik agar lebih berhati-hati saat berkendara melewati jalur-jalur pegunungan,” kata Dirlantas Polda Sumut Kombes Pol Kemas Ahmad Yamin, Minggu (15/12/2019).

Ke-50 titik rawan longsor itu masing-masing Medan dua lokasi, Asahan dua lokasi, Simalungun satu lokasi, Taput tiga lokasi, Tapsel dua lokasi, Madina 14 lokasi, Nias 5 lokasi.

Kemudian Tapteng tiga lokasi, Sibolga satu lokasi, Padangsidimpuan satu lokasi, Pakpak Bharat 6 lokasi, Samosir satu lokasi, Dairi tiga lokasi, Humbahas dua lokasi dan Tanah Karo empat lokasi.

Dari ke-50 titik rawan longsor ini, sambung orang nomor satu di Ditlantas Polda Sumut yang patut diantisipasi terjadinya longsor yaitu di kawasan Jalan Pangururan-Tele Km 10, Jalinsum Pematangsiantar menuju Parapat Km 42 tepatnya di Jembatan Sidua-dua.

Kemudian Jalinsum Sidikalang-Medan, Desa Lau Pondom dan Jalinsum Sibolga-Tarutung Km 6,5 Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis. “Pendataan ini dilakukan untuk mengantisipasi para plemudik saat Natal dan Tahun Baru 2020,” ujarnya.

Ia berharap kepada para masyarakat yang melaksanakan mudik terutama membawa kendaraan pribadi sebelum berangkat harus benar-benar mengecek kendaraan sebelum berpergian jauh. “Gunakan kendaraan yang layak jalan agar perjalan anda dan keluarga tidak terganggu,” katanya.(PN/TM)