Menu
Warta Mandailing

Walikota Padangsidimpuan Sampaikan Jawaban Atas Pandangan Umum Fraksi Tentang RAPBD TA 2020

  • Bagikan
(Foto : Istimewa)

WARTAMANDAILING.COM, Padangsidimpuan – Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH menyampaikan nota jawaban terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Padangsidimpuan dalam penyampaian pengantar nota keuangan Rancangan APBD Kota Padangsidimpuan Tahun Anggaran 2020, Jum’at malam (27/12/2019) di Gedung Paripurna DPRD.

Walikota, Irsan dalam pidato jawabannya diawali dari pandangan Fraksi Partai Golkar Abdul Haris Nasution menyebut, dalam memperhatikan kebutuhan dan kepentingan masyarakat sesuai visi dan misi Walikota Padangsidimpuan dalam sektor pekerjaan fisik, pendidikan, kesehatan hal yang menyentuh langsung kepada masyarakat, hal ini akan dipertahankan untuk tahun-tahun mendatang sampai terwujud hingga akhir masa jabatan.

Kemudian dari pandangan Fraksi Partai PAN, Erpi J Samudra, saat meminta penjelasan terkait penurunan pendapatan daerah, Irsan menyebut hal tersebut disebabkan penurunan bagi hasil pajak dan bukan pajak dari Pemerintah Pusat, Penurunan Dana Alokasi Khusus, penurunan bagi hasil pajak/bukan pajak dari Provinsi Sumatera Utara.

Dari pandangan Fraksi Partai Hanura, H. Mara Taman Siregar, Wako Irsan ucapkan terima kasih atas apresiasi beliau dalam penataan kota Padangsidimpuan, terutama pusat kota yang telah dilakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) dibarengi dengan penataan pelataran Pasar Sangkumpal Bonang serta pengawasan yang melekat seperti menempatkan petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan dititik badan jalan yang dijadikan tempat berjualan.

Masih dari pandangan Fraksi Hanura, terkait pengelolaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), dimana masih dijumpai keluhan-keluhan dari pasien yang lambat penanganannya serta penurunan Status atau klasifikasi RSUD Padangsidimpuan dari B menjadi C.

“Hal tersebut Pemerintah Kota Padangsidimpuan telah membentuk tim khusus yang dipimpin Sekretaris Daerah, dimana kami akan membenahi permasalahan-permasalahan yang sangat kompleks di RSUD,” sambung Irsan.

(Foto : istimewa)

“Kami siap untuk tidak populer, meskipun itu harus mengganti Dirut RSUD 2 kali atau 3 kali setahun, asalkan permasalahan RSUD kita ini dapat diselesaikan dengan baik”, lanjutnya.

Ia juga menyebut dinamika yang terjadi di Lembaga Legislatif, terutama dalam pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD, Irsan berharap terjadinya sinergitas di lingkungan Legislatif sehingga agenda-agenda di lembaga tersebut dapat dilaksanakan.

Lebih lanjut, pandangan dari Fraksi Gabungan Persatuan Bintang Kebangkitan oleh Hj Elliyati saat mempertanyakan upaya pemerintah untuk peningkatan sektor pendapatan daerah tahun 2020.

Walikota menyampaikan langkah yang akan di ambil dalam peningkatan pajak dan retribusi daerah antara lain dengan intensifikasi dan ekstensifikasi.

“Intensifikasi berupa pembuatan regulasi tentang tarif pajak dan retribusi daerah mengikuti kondisi saat ini. Ekstensifikasi berupa menggali objek pihak dan retribusi baru,” tutup Irsan.

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD, Siwan Siswanto dan Wakil Ketua DPRD serta Anggota Dewan lainnya, turut hadir Wakil Walikota, Forkopimda, Sekdako, Para Asisten, Sekretaris Dewan beserta Pimpinan OPD se-Kota Padangsidimpuan.(bs/r)

  • Bagikan