WARTAMANDAILING.COM, Mandailing Natal – Seorang lansia bernama Halimah (73) pedagang sayur asal Panyabungan mengaku menjadi korban penculikan dan perampasan oleh orang tak dikenal. Korban disebut kehilangan perhiasan emas miliknya sebelum akhirnya ditinggalkan di wilayah Simirik, Kecamatan PSP Batunadua.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (14/5/2026) saat korban sedang berada di kawasan Pasar Lama Panyabungan. Menurut keterangan sopir yang turut menjemput korban dari wilayah perbatasan Sipirok, awalnya seorang perempuan datang menghampiri korban dan menawarkan oleh-oleh kepadanya.
Tidak lama kemudian, korban dibawa masuk ke dalam sebuah mobil. Korban kemudian dibawa berkeliling hingga akhirnya diturunkan di daerah perbatasan Desa Simirik.
Dalam kondisi panik dan ketakutan, korban mengaku tidak mampu melawan. Sejumlah perhiasan emas yang dikenakannya disebut telah diambil oleh pelaku sebelum korban akhirnya ditinggalkan begitu saja.
“Atas kejadian itu korban menangis histeris dan mencoba mendatangi salah satu rumah warga di wilayah itu untuk meminta pertolongan. Korban mengaku telah menjadi korban penculikan,” ujar sopir yang menjemput korban.
Korban akhirnya ditemukan dalam keadaan syok dan kebingungan setelah ditinggalkan pelaku di kawasan perbatasan.
Peristiwa tersebut sontak membuat heboh warga sekitar. Warga berharap aparat kepolisian dapat mengusut kasus tersebut dan menangkap pelaku yang dinilai telah meresahkan masyarakat.
Informasi mengenai dugaan penculikan dan perampasan tersebut kini telah menjadi perbincangan di tengah masyarakat.
Warga juga diimbau untuk lebih berhati-hati saat bepergian, terutama pada jam-jam rawan dan ketika membawa barang berharga. (Has).
