WARTAMANDAILING.COM, Padangsidimpuan – Lemari pendingin kamar jenazah di RSUD Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), rusak dan tidak berfungsi. Akibatnya, jenazah terpaksa diletakkan di ruangan tanpa pendingin.

Sebelumnya, rontgen dan genset milik rumah sakit kebanggaan masyarakat Kota Salak itu juga tidak berfungsi karena rusak.

Dilansir dari SINDOnews.com, Senin (16/3/2020) Informasi yang diperoleh dari pihak rumah sakit, lemari pendingin kamar jenazah tersebut sudah lama mengalami kerusakan. Sehingga, para petugas khawatir apabila ada jenazah tanpa identitas masuk ke kamar jenazah.

“Kulkas udah lama rusak, makanya, kami khawatir, apabila ada jenazah tanpa identitas akan cepat membusuk sebelum dijemput keluarganya,” ujar para petugas kepada awak media ketika ditemui.

Saat ini, mereka terpaksa meletakkan jenazah di meja di dalam kamar yang tanpa ada alat pendingin sesuai standar.

Terpisah, Wakil Ketua 1 DPRD Kota Padangsidimpuan, Rusydi Nasution, mengaku prihatin dengan banyaknya fasilitas rumah sakit yang rusak.

Menurutnya, alat-alat yang rusak tersebut semua berkaitan langsung dengan sistem pelayanan kepada masyarakat.

“Saya heran, kok banyak alat yang rusak, padahal, biaya pemeliharaan setiap tahun ditanggung,” ujar politisi asal Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Layaknya, fasilitas di kamar harus tetap berfungsi, terutama kulkas pendingin jenazah. Tanpa alat tersebut, maka mayat yang dibawa ke ruangan itu akan cepat membusuk dan akhirnya mengganggu kenyamanan pasien di rumah sakit.

“Kami meminta agar pihak rumah sakit agar segera melakukan pembenahan,” tandasnya.(wm/SINDOnews.com)