WARTAMANDAILING.COM, Inggris – Leicester City sempat melayang tinggi, setidaknya sampai pekan ke-18. The Foxes mampu menjadi perusak persaingan Liverpool dan juara bertahan Premier League, Manchester City.

Leicester yang berada di peringkat kedua dengan perolehan 39 poin sebelumnya hanya berjarak 10 angka dari Liverpool yang nyaman di puncak klasemen.

Namun, Leicester terhempas. Dalam pertandingan pekan ke-19 mereka dihancurkan Liverpool. Mirisnya, Leicester yang bermain di depan publik King Power Stadium, Jumat dini hari WIB 27 Desember 2019 tak berdaya dengan empat gol yang disarangkan pasukan Juergen Klopp.

Kekalahan ini memang tak membuat Leicester kehilangan posisi kedua. Tapi, jarak mereka dengan Liverpool kini terpaut 13 angka.

Selain itu, Leicester bisa saja ditikung Manchester City yang akan memainkan laga penutup Boxing Day melawan Wolverhampton Wanderers di Molineux Stadium, Sabtu dini hari WIB, 28 Desember 2019.

Kekalahan memalukan dari Liverpool, membuat Leicester terbangun dari mimpi. Manajer Brendan Rodgers menyebut kekalahan itu menegaskan di mana posisi Leicester sebenarnya. Tapi setidaknya, Leicester masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri.

Para pemain Liverpool merayakan gol

“Orang-orang berusaha membuat kami berpacu dengan Liverpool, tetapi kami tahu di mana kami berada. Salut buat Liverpool, mereka bermain bagus. Kami bukan sekadar melawan tim top, tapi juara dunia dan itu pastinya akan sulit,” kata Rodgers, dikutip BBC.

“Baru 19 pertandingan. Kami sudah melangkah jauh dalam periode ini. Para pemain sudah hebat dan ini adalah pembelajaran bagi mereka, mereka melihat fisik yang Anda butuhkan untuk bersaing,” jelasnya.(bs/vivanews)