Wakil Walikota Padangsidimpuan, Ir. H. Arwin Siregar, MM meresmikan Unit pelayanan Endoscopy RSUD Kota Padangsidimpuan (foto:humas)

WARTAMANDAILING.COM, Padangsidimpuan – Wakil Walikota Padangsidimpuan di dampingi Asisten II, Staf Ahli dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan hadiri peresmian unit pelayanan Endoscopy dilantai 4 gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan, Selasa (14/01/2020).

dr. Ilhamd, SpPD, K- GEH, FINASIM selaku dokter spesialis, menjelaskan Endoskopi atau Gastroskopi saluran pencernaan bagian atas (upper gastrointestinal endoscopy) adalah prosedur pemeriksaan kondisi kerongkongan, perut, dan usus dua belas jari (duodenum) dengan menggunakan alat pemindai bernama endoskop, yaitu selang tipis dan fleksibel yang dilengkapi lampu dan kamera.

(Foto:Humas pemko)

Wakil Walikota Padangsidimpuan, Ir. H. Arwin Siregar, MM berharap dengan pelayanan endoskopi pemeriksaan di RSUD itu jadi lebih baik lagi, diagnosis bisa lebih tepat, dan tindakan bisa lebih bagus. Sehingga, bisa lebih efektif dan efisien.

Dalam peresmian itu, Ia juga berpesan kepada pihak RSUD agar pelayanan juga harus ditingkatkan.

“Mengingat RSUD kita ini merupakan Rumah Sakit rujukan di Tabagsel, dengan diresmikannya Unit layanan Endoskopi ini bisa lebih meningkatkan optimalisasi layanan” ucap Wawako Arwin.

Pada kesempatan itu, Direktur RSUD Kota Padangsidimpuan, Tetty Rumondang Harahap mengatakan bahwa minggu depan Fakultas Kedokteran USU akan menandatangani MOU penambahan dokter spesialis di RSUD Kota Padangsidimpuan.

“Ada tujuh dokter yang bertugas di Rumah Sakit ini, diantaranya dua dokter spesialis Obgyn, dua dokter spesialis anastesi, satu dokter spesialis anak, satu dokter spesialis jiwa, kemudian satu lagi spesialis jantung dan ortopedi,” jelas Tetty.

Ia berharap untuk bulan Februari nanti sudah lengkap seluruh dokter spesialis di RSUD itu, sehingga nilai SDM nya meningkat.

“Saya juga berencana pada pertengahan bulan Februari nanti akan mengundang fisitas Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi untuk menilai kembali Kelayakan Rumah sakit ini dan berharap dapat kembali ke kelas B,” harap Tetty Rumondang.(wm/r)