Walikota Padangsidimpuan Irsan Effendi Nasution,S.H, dihadapan Porkopimda memberikan arahan kepada warga agar tetap menjaga diri dan tidak keluyuran selama masa covid-19.(foto: Warta Mandailing)

WARTAMANDAILING.COM, Padangsidimpuan – Dampak Covid-19 (Virus Corona), ribuan masyarakat mengalami kemiskinan akibat tidak bisa melaksanakan aktifitas untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari sebagaimana biasanya.

Demikian disampaikan Camat Padangsidimpuan Selatan, Sallim Siagian dikantornya pada Selasa (21/4/2020).

Menurutnya, pembagian paket tersebut adalah dampak Covid-19 yang menjadi persoalan dunia sehingga terjadinya pembatasan kegiatan sosial yang berskala besar.

“Untuk Padangsidimpuan Selatan sendiri paket sembako didistribusikan kepada masyarakat tidak mampu (miskin) sebanyak 2.196 paket,” kata Sallim.

Pantauan Warta Mandailing dikantor camat Padangsidimpuan Selatan, paket sembako yang telah dikemas pada Senin 20 April 2020 telah dibagikan kepada masyarakat hingga sampai pukul 05.00 pagi tadi.

Namun pada jadwal yang telah ditetapkan bahwa pembagian paket sembako tersebut diserahkan pada hari ini pukul 09.00 WIB, sehingga beberapa lurah merasa kecolongan dan bingung karena sebelumnya mereka mendapatkan informasi agar datang ke kantor camat untuk membicarakan masalah paket.

Lurah tersebut akhirnya membubarkan diri dari kantor camat dan langsung merapat mendampingi camat dan walikota saat memberikan paket sembako dan masker kepada warga yang dianggap tidak mampu.(tim)