WARTAMANDAILING.COM, Padangsidimpuan – Pilu pandemi Covid-19 ini telah memberikan warna berbeda untuk Ramadhan kali ini. Gegap gempita syiar Ramadhan terasa lebih sepi dari biasanya.

Semua karena adanya pembatasan-pembatasan sosial di lingkungan kita.

Semua kegiatan-kegiatan yang melibatkan banyak orang, sedapat mungkin dihindari.

Ada banyak tradisi dan syiar-syiar beragama yang akhirnya harus ditiadakan tahun ini.

Seperti momen buka puasa yang ditunggu-tunggu, tahun ini ditiadakan dulu.

Momen ngabuburit favorit anak muda di titik-titik istimewa harus dipindahkan di rumah saja untuk sementara ini.

Momen tarawih dan tadarusan berjamaah di masjid pun harus kembali ke rumah masing-masing.