Kisah Nelayan Yang Lumpuh Karena jatuh Dari Pohon, kini Berharap Modal Usaha

Kisah Nelayan Yang Lumpuh Karena jatuh Dari Pohon, kini Abdi Amrin Berharap adanya Bantuan Modal Usaha. fhoto : Istimewa.
Kisah Nelayan Yang Lumpuh Karena jatuh Dari Pohon, kini Abdi Amrin Berharap adanya Bantuan Modal Usaha. fhoto : Istimewa.

WARTAMANDAILING.COM, Mandailing Natal – Kehidupan Abdi Amrin (46) tidak lagi normal dua tahun belakangan ini, Warga Desa Pasar lll Natal, Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ini menghabiskan hari-harinya di atas tempat tidur sejak mengalami kelumpuhan dari pinggang ke ujung kaki.

Kelumpuhan itu berawal semenjak terjatuh dari pohon kelapa setinggi 4 meter, ia terpaksa merayap bila ingin ke kamar kecil, termasuk ketika bosan dalam kamar dan ingin keluar menghirup udara segar.

Pengobatan ke berbagai rumah sakit hingga pengobatan alternatif pernah dijalani karena ingin sembuh, Namun Abdi Amrin tetap tak lagi bisa berjalan, ia kini mengharapkan cara baru menjalani hidupnya, yakni punya betor dan modal usaha.

Menurut Adnan, sejak peristiwa itu Abdi mulai mengalami masalah di pinggang, kemudian mulai tak bisa menggerakkan organ tubuh dari bagian pinggang hingga ke bawah, bahkan kini kakinya sudah semakin mengecil.

“Semenjak peristiwa itu, Abdi bersetatus duda ini tidak bisa lagi beraktivitas, ia tinggal dengan ibunda kami yang sudah renta bersama dengan kedua anaknya, untuk menutupi kebutuhan sehari-hari, Abdi hanya bisa mengharapkan bantuan dari saudara dan tetangga.”ujar Adnan saudara Kandung Abdi kepada Warta Mandailing, Kamis (9/3/2023).

Adnan menceritakan, bagaimana Abdi jatuh dari pohon kelapa, kala itu ada hajatan dan saat memasang tenda, Abdi memanjat untuk mengikatkan tali ke pokok kelapa, ia nggak kuat berpegang, kecelakaan pun terjadi, ia jatuh lantas pingsan, sejak itu kedua kakinya tidak bisa menopang badannya lagi.

“Dulu dia seorang nelayan, pasca kejadian itu hingga sekarang dia sudah tidak ada penghasilan lagi, bahkan akibat kondisinya yang demikian, kedua anaknya tidak bisa melanjutkan pendidikan.”jelasnya.

Read More

Dijelaskan, Abdi terjatuh dari kelapa pada tahun 2021, sudah dua tahun ia tidak bisa berjalan, ia dan kedua anaknya numpang tinggal bersama ibunda kami yang kini sudah berusia renta, kami berharap Abdi bisa mendapatkan bantuan becak bermotor (Betor) dan modal usaha agar Abdi bisa mencari nafkah.

“Saya berharap ada yang mau membantu meringankan penderitaan Abdi saudara kami, harapannya bantuan Becak Bermotor dan modal usaha, sebab ibunda kami yang sudah renta hanya bisa mengandalkan hidup dari hasil menjual minyak bensin ketengan di pinggir jalan.

(Syahren)