(foto: Istimewa)

WARTAMANDAILING.COM, Padangsidimpuan – Masih dalam keadaan berduka sebab meninggalnya sosok anak dari Pantun Pardede (40), pagi tadi berkisar pukul 10.00 WIB dia kembali dilanda musibah akibat rumah yang dihuninya mengalami kebakaran saat sedang dilakukan Fogging (pengasapan) di Jl.Nusa Indah Gang Mesjid Kampung Muhammadiyah Kelurahan Wek 5, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Senin (30/3/2020).

Informasi yang diterima Warta Mandailing, awal mula kejadian berawal dari adanya kegiatan fogging guna mencegah penularan nyamuk malaria yang menyebabkan DBD disekitar lingkungan tempat tinggal korban Pantun Pardede yang diketahui berprofesi sebagai tukang becak.

(Foto: Dok. Istimewa)

Saat fogging berlangsung, penghuni rumah dan warga lainnya sedang berada diluar menunggu kegiatan itu selesai, namun tidak lama kemudian terlihat kepulan asap yang berbeda dari asap fogging seperti biasanya, diluar dugaan asap fogging yang dimaksud ternyata asap dari kebakaran rumah warga.

Satu jam kemudian, kebakaran tersebut berhasil dipadamkan warga dibantu aparat kepolisian dan TNI yang berada di lokasi kejadian. Terlihat satu unit mobil tangki air milik Polres Tapsel dan dua unit mobil damkar Kota Padangsidimpuan memadamkan si jago merah yang menghanguskan satu rumah warga.

Hingga berita ini ditayangkan, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian dan informasi yang dihimpun Warta Mandailing, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu dan taksiran kerugian materi berkisar seratus juta.(Iwan)