Mobil Kuda Pribadi Bermuatan Belasan Jeriken Meletup Saat Isi BBM di SPBU Aek Galoga

Petugas SPBU saat evakuasi mobil meletup terbakar di pengisian BBM Pertalite, fhoto : Wartamandailing.
Petugas SPBU saat evakuasi mobil meletup terbakar di pengisian BBM Pertalite, fhoto : Wartamandailing.

WARTAMANDAILING.COM, Mandailing Natal – Sebuah mobil pribadi jenis Mitsubishi Kuda bernomor polisi BA 1973 SH mengalami letupan saat sedang mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Aek Galoga, Kabupaten Mandailing Natal, Jumat (10/7/2026). Sekira pukul 09.30 WIB.

Peristiwa tersebut sontak mengundang perhatian warga dan pengendara yang berada di sekitar lokasi. Suara letupan membuat sejumlah orang panik dan berupaya menjauh dari area pengisian BBM.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, insiden terjadi ketika kendaraan sedang melakukan pengisian BBM. Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti letupan tersebut belum diketahui dan masih menunggu hasil penyelidikan maupun keterangan resmi dari pihak berwenang.

Petugas SPBU bersama warga segera melakukan penanganan awal guna mengantisipasi risiko yang lebih besar. Situasi di lokasi berhasil dikendalikan sehingga tidak berkembang menjadi keadaan yang lebih membahayakan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, sesaat setelah insiden terjadi, sejumlah petugas SPBU tampak sigap mendorong mobil tersebut keluar dari area pengisian hingga berjarak sekitar 200 meter dari SPBU. Langkah tersebut diduga dilakukan sebagai upaya pencegahan demi menjaga keselamatan di kawasan pengisian BBM.

Saat proses evakuasi kendaraan berlangsung, pengemudi atau penanggung jawab mobil tidak terlihat berada di lokasi. Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui alasan yang bersangkutan tidak berada di lokasi, dan belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai hal tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan dua orang petugas SPBU berinisial KR dan TF mengalami luka bakar akibat insiden tersebut. Namun, belum diperoleh keterangan resmi mengenai kondisi keduanya.

Bacaan Lainnya

Salah seorang petugas SPBU yang berada di lokasi mengatakan, letupan terjadi saat kendaraan sedang mengisi BBM. Menurutnya, mesin kendaraan saat itu diduga masih dalam keadaan menyala.

“Letupannya terjadi saat mengisi BBM. Mobilnya masih dalam keadaan menyala,” ujarnya.

Sementara itu, seorang warga yang turut menyaksikan kejadian mengaku melihat sejumlah jeriken di dalam kendaraan tersebut. Warga itu menduga kendaraan tersebut digunakan untuk mengangkut atau menimbun BBM. Namun, dugaan tersebut belum mendapat konfirmasi dari pihak kepolisian maupun pihak terkait.

Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan pantauan di lokasi, petugas mengeluarkan sekitar 15 jeriken dari dalam mobil, enam di antaranya dilaporkan sudah berisi BBM jenis Pertalite.

Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP

Selain itu, petugas juga menemukan sebuah alat yang diduga digunakan untuk menyedot BBM dari tangki kendaraan ke dalam jeriken. Temuan tersebut masih menunggu penjelasan resmi dari pihak kepolisian.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU maupun aparat berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap, penyebab pasti letupan, maupun temuan belasan jeriken dan alat yang ditemukan di dalam kendaraan. (Has)

Contoh Gambar di HTML