Sinergi PT Palma Pertiwi Makmur, JARSANAS dan Kemendes Wujudkan Indonesia Berdaulat

WARTAMANDAILING.COM, Banten – Menjawab tantangan global ancaman krisis pangan dan energi yang kini menjadi isu krusial bagi keberlangsungan setiap bangsa, kolaborasi strategis lintas unsur resmi dilaunching.

PT Palma Pertiwi Makmur bersama Jaringan BUMDes Nasional (JARSANAS) dan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) meresmikan Program Nasional Kedaulatan Pangan dan Energi.

Program ini hadir sebagai wujud nyata upaya bersama mewujudkan Indonesia yang tangguh, mandiri, dan sejahtera melalui penguatan sistem ketahanan pangan serta energi nasional.

Langkah awal ini sekaligus mendukung Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun ekonomi nasional berakar dari desa, melalui Program Pendampingan dan Pengembangan Ekonomi Desa Berbasis BUMDes dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) unsolicited.

Banten Ditunjuk Sebagai Proyek Percontohan
Provinsi Banten dipilih menjadi lokasi proyek percontohan nasional yang nantinya akan direplikasi ke 37 provinsi lainnya.

Penetapan ini didasari potensi ekonomi desa yang sangat besar, mencakup sektor pangan, energi, pariwisata, kelautan, hingga agroindustri.

Selain itu, Banten juga didukung oleh kesiapan seratus desa unggulan serta ekosistem BUMDes yang sudah terbentuk dan siap bergerak cepat.

Bacaan Lainnya

“Banten kami pilih karena memiliki fondasi yang kuat. Potensi sumber daya alam dan kesiapan kelembagaan desa menjadi modal utama agar program ini bisa berjalan efektif dan menjadi contoh bagi daerah lain,” ujar Christian Kent, Sekretaris Jenderal Forum BUMDes sekaligus Direktur JARSANAS.

Dalam kesempatan yang sama, turut dilaksanakan pengukuhan pengurus Forum BUMDes Merah Putih DPW Provinsi Banten yang dipimpin langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni.

“Kolaborasi ini harus terus diarahkan pada peningkatan produktivitas, pengembangan hilirisasi produk unggulan desa, pemberdayaan UMKM, serta penguatan koperasi dan BUMDes. Kemajuan desa adalah pondasi utama kemajuan daerah dan negara. Semoga langkah ini dapat mempercepat indeks pembangunan di Banten,” tegas Gubernur Andra Soni.

Ratusan Unit Usaha Siap Dibangun, Serapan Ribuan Tenaga Kerja

Untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan energi di Banten, direncanakan pembangunan 100 unit Pertashop, 100 unit Rice Milling, serta 100 unit Desa Ekspor Sabut Kelapa. Total 300 unit usaha ini diproyeksikan mampu menciptakan lebih dari 1.000 lapangan kerja baru, memperkuat rantai pasok nasional, hingga meningkatkan devisa negara melalui ekspor produk olahan desa.

“Selain modal usaha, kami siapkan juga rencana kerja lengkap mencakup aspek keuangan, pendampingan teknologi, hingga kerja sama dengan akademisi dari berbagai perguruan tinggi. PT Palma Pertiwi Makmur selaku mitra strategis dalam skema KPBU unsolicited siap menjalankan dan memperluas manfaat program ini secara nasional,” ungkap Mardianto, Direktur Utama PT Palma Pertiwi Makmur.

Dukungan infrastruktur energi juga disiapkan melalui kerja sama dengan Koperasi Nasional Pertamina Bersatu 139.

“Kami berkomitmen membangun 100 Pertashop per provinsi untuk menjamin ketersediaan dan kualitas BBM yang terjangkau bagi masyarakat desa dan nelayan,” kata Nur Hermawan, Ketua Pengurus Koperasi Nasional Pertamina Bersatu 139.

Sinergi Menuju Kemandirian Bangsa

PT Palma Pertiwi Makmur adalah mitra strategis pemerintah yang berperan sebagai penggerak integrasi sumber daya alam dan industri nasional, berfungsi sebagai penjamin, pembeli akhir, serta pengelola ekosistem. Sementara Koperasi Nasional Pertamina Bersatu 139 terus memperluas perannya sebagai wadah ekonomi yang mendukung penuh program strategis negara.

“Mari kita satukan visi, misi, dan arah pembangunan agar kita benar-benar berdaulat di negeri sendiri. Harapan kita, Banten menjadi pelopor kedaulatan pangan dan energi yang akan diikuti seluruh daerah di Indonesia,” pungkas para pihak. (r)

Contoh Gambar di HTML

Pos terkait