Para pemain timnas Indonesia di Stadion Al Maktoum, Dubai. (ANTARA/HO/PSSI)

WARTAMANDAILING.COM, Jakarta – Tim Sepak Bola Vietnam membungkam Timnas Indonesia 4-0 dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia Grup G, di Stadion Al Maktoum, Dubai, UEA, Senin (7/6/2021) malam. Sempat menahan imbang 0-0 di babak pertama, tetapi Skuad Garuda kebobolan empat gol dalam waktu 29 menit di babak kedua.

Secara permainan, dominasi memang ditunjukkan oleh Vietnam. Mereka menguasai ball posession dengan 65 persen banding 35 persen. Vietnam unggul dengan tujuh shot on goal, sementara Indonesia hanya satu. 

Dalam pertandingan itu, Timnas Indonesia menurunkan komposisi pemain yang berbeda seperti saat menahan imbang Thailand 2-2 pada 3 Juni lalu. Tak ada nama Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman. Demikian juga Kadek Agung.

Perubahan strategi juga dilakukan, dengan menempatkan Evan Dimas Darmono agak ke depan, untuk memaksimalkan serangan-serangan balik yang didapatkan. Dalam laga tersebut, Indonesia memang bermain lebih bertahan dibandingkan dengan Vietnam.

Vietnam langsung memperagakan permainan menekan sejak peluit kick off dibunyikan. Mereka memberikan pressing yang cukup ketat kepada para penggawa Garuda. Karena itu, pemain Indonesia kesulitan untuk mengembangkan permainan.

Kendati Vietnam terus memberikan tekanan ke Indonesia, peluang berbahaya tim berjuluk Golden Star tersebut baru tercipta pada menit ke-28.

Berawal dari pegerakan di sektor kiri, Phan Van Duc menggiring bola ke dalam kotak penalti dan melepaskan sepakan kencang. Beruntung kiper Indonesia Nadeo Agrawinata mampu menepisnya.

Indonesia kesulitan keluar dari dominasi Vietnam. Karena itu, belum ada peluang berharga bagi Skuad Garuda pada babak pertama.

Sementara itu, peluang berbahaya kedua dihasilkan oleh Nguyen Van Toan pada menit ke-43. Beruntung, Arif Satria sigap menutup sepakan penyerang Vietnam tersebut.

Sampai peluit babak pertama dibunyikan, Indonesia masih berhasil meredam permainan dari Vietnam. Namun, di babak kedua, Indonesia harus bisa lebih maksimal lagi dan tenang saat menguasai bola. Dengan begitu, serangan bisa dibangun dengan baik.

Pada babak kedua, Indonesia sempat dikejutkan dengan sepakan keras pemain Vietnam, Xuan Throng pada menit ke-46. Beruntung, sepakannya masih mengenai mistar gawang Indonesia.

Indonesia kemudian membalas melalui aksi Egy Maulana Vikri pada menit ke-47. Hanya saja, sepakan pemain yang merumput bersama Klub Polandia Lechia Gdansk itu hanya melambung di atas mistar.

Menit ke-51, Indonesia harus kebobolan setelah pemain Vietnam Nguyen Tien Linh mencetak gol melalui aksi individunya. Sepakannya sempat diblok pemain Indonesia, tetapi mengenai tangannya dan kembali ditendang, mengenai tiang dan masuk, Indonesia tertinggal 1-0. Wasit menganggap itu bukan handball.

Indonesia yang tertinggal mencoba untuk keluar menyerang, tetapi permainan apik dari Vietnam, membuat serangan yang dibangun Indonesia mudah dikandaskan.

Terlena dan tak memberikan penjagaan yang ketat kepada pemain Vietnam menjadi petaka bagi Indonesia. Gol kedua dihasilkan pemain Vietnam pada menit ke-61.

Nguyen Quang Hai yang mendapatkan ruang tembak, melepaskan sepakan keras dari luar kotak penalti dan membuat skor berubah menjadi 2-0 pada menit ke-61.

Tak berselang lama, enam menit kemudian, Indonesia kembali kebobolan. Nguyen Cong Phuong membuat gol setelah memanfaatkan sepak pojok, meneruskan sundulan rekannya, Cong Phuong yang berdiri tak terkawal, mencetak gol setelah mendorong bola menggunakan lututnya. Skor 3-0 untuk Vietnam pada menit ke-67.

Tertinggal tiga gol, Indonesia langsung memberikan serangan. Peluang didapatkan Egy Maulana Vikri pada menit ke-74. Sepakannya masih sedikit tinggi dan mengenai mistar, bola yang memantul ke arah Saddam Ghaffar kembali ditendang, tetapi masih bisa ditangkap dengan mudah oleh kiper Vietnam.

Tim berjuluk Golden Star belum mengendurkan serangan dan memanfaatkan kelengahan Skuad Garuda. Melalui serangan di sisi kanan, Vietnam membuat pemain Indonesia kocar-kacir.

Vu Van Tanh kemudian mencetak gol keempat, setelah sepakan kerasnya tak bisa dibendung oleh pemain belakang Indonesia.

Dengan kekalahan tersebut, Indonesia gagal menambah poin. Mereka masih mengoleksi satu poin dari tujuh laga yang dijalani. Sementara, Vietnam kukuh di puncak klasemen Grp G dengan 14 poin.

Sumber: jpnn.com