WARTAMANDAILING.COM, Padangsidimpuan – Sebuah peristiwa memilukan dan sempat menghebohkan pengunjung terjadi di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padangsidimpuan pada Minggu (24/5/2026).
Seorang pria yang diketahui merupakan keluarga pasien yang sedang dirawat, ditemukan terjatuh di area lantai dasar gedung rumah sakit.
Korban diduga jatuh atau melompat dari area lantai empat, dan sempat mendapatkan penanganan medis secara intensif, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Kejadian ini sontak mengundang kepanikan dan kehebohan di kalangan keluarga pasien, pengunjung, maupun petugas yang sedang berada di lokasi.
Salah satu saksi mata yang berada di tempat kejadian mengaku terkejut saat mendengar kabar tersebut.
“Saya dengar ada yang jatuh tadi, Pak. Namun saat saya melihat ke lokasi, korban sudah terlihat dalam keadaan telungkup di lantai. Saat itu saya belum mengetahui secara pasti dari lantai berapa ia jatuh,” ungkap saksi tersebut.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban berada di area lantai empat, di mana terdapat pembatas tembok setinggi sekitar satu setengah meter.
Kuat dugaan, korban jatuh dari area pembatas tersebut ke lantai dasar.
Pihak manajemen RSUD Padangsidimpuan melalui keterangan Ahmad Fauzi Siregar membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan kronologi penanganan yang dilakukan pihak rumah sakit.
“Korban diketahui merupakan keluarga dari pasien yang sedang menjalani perawatan di sini. Begitu kami mendapat laporan bahwa ada keluarga pasien yang jatuh, tim medis dan petugas keamanan langsung bergerak melakukan penyelamatan dan segera membawanya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Kondisinya saat itu sudah sangat kritis,” terang Ahmad.
Ia menambahkan, tim medis telah berupaya memberikan pertolongan maksimal, namun nyawa korban tidak tertolong lagi.
Hingga saat ini, pihak rumah sakit belum dapat memastikan secara pasti apakah kejadian ini murni kecelakaan atau adanya niat lain dari korban.
“Kami belum mengetahui pasti apakah ini kecelakaan atau ada niat lain. Namun jika melihat ketinggian pembatas tembok yang cukup tinggi, jatuh secara tidak sengaja rasanya mustahil. Meski demikian, untuk kepastian dan penyelidikan lebih lanjut, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib yang sedang menangani kasus ini,” tambahnya.
Peristiwa ini sempat menjadi perbincangan hangat dan menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti jatuhnya korban masih dalam penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian dari Polres Padangsidimpuan guna mengungkap fakta sebenarnya.
Pasca kejadian dan proses identifikasi selesai dilakukan, jenazah korban telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka guna disemayamkan dan dimakamkan sesuai adat istiadat setempat. (Tim)
