Rakerwil KAHMI Sumut, Syahrul dan Rusdi Tekankan Soliditas serta Kolaborasi, RM Syafi’i Susun Program Realistis

WARTAMANDAILING.COM, Medan – Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sumatera Utara masa bakti 2026–2031 menggelar Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) I di Grand Inna Medan, Sabtu (24/10/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Menata Kolaborasi dan Soliditas Pengurus MW KAHMI Sumatera Utara Menuju Kinerja Solutif dan Berdampak”.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI, Dr. KH. Romo Raden M.Syafi’i, S.H., M.Hum, serta sejumlah tokoh KAHMI dan pejabat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Hadir mewakili Pemprov Sumut. Staf Ahli Gubernur Ir. Alfi Syahriza, ST., M.Eng.Sc., Asisten Administrasi Umum Dr. H. Muhammad Suib, S.Pd., MM., Kepala Bapperida Sumut Dr. Dikky Anugerah Panjaitan, S.Sos. M.SP. serta anggota DPRD Sumut H. Anita Lubis dan Mantan Dubes R.I untuk Maroko, Hasrul Azwar

Ketua Dewan Penasihat MW KAHMI Sumut, H. Syahrul M. Pasaribu, SH., dalam sambutannya menegaskan pentingnya menyatukan kekuatan dan membangun soliditas di antara tujuh presidium MW KAHMI Sumut.

Menurut Syahrul, keberadaan tujuh presidium merupakan potensi besar yang perlu bersinergi, berkolaborasi, komunikasi intensif, dan kerja bersama untuk mendorong kemajuan organisasi bersama pengurus lainnya, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Sumatera Utara.

Mantan Bupati Tapanuli Selatan dua periode itu juga mendorong penguatan kerja sama dengan Pemprov Sumut dan seluruh pemangku kepentingan. Salah satu agenda yang menjadi perhatian ialah terwujudnya sekretariat tetap MW KAHMI Sumut sebagai pusat koordinasi, konsolidasi, dan pengembangan kegiatan organisasi.

Koordinator Presidium MW KAHMI Sumut, H. Rusdi Lubis, SH., M.MA., menekankan bahwa semangat gotong royong harus menjadi landasan dalam menjalankan berbagai agenda organisasi.

Bacaan Lainnya

Ia menyebutkan, rencana peresmian Masjid Lafran Pane dan pendirian sekretariat MW KAHMI Sumut diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai keislaman, keilmuan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Rusdi juga mengaitkan upaya tersebut dengan kiprah Syahrul M. Pasaribu saat menjabat Bupati Tapanuli Selatan, khususnya dalam mendirikan Perpustakaan Lafran Pane di Sipirok.

Menurutnya, penguatan fasilitas organisasi dan kegiatan sosial perlu berjalan beriringan agar KAHMI semakin berperan dalam kehidupan masyarakat.

Mewakili Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution, Alfi Syahriza menyampaikan salam dan harapan Gubsu agar Rakerwil I MW KAHMI Sumut menghasilkan program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat.

Gubernur berhalangan hadir karena menjalankan agenda dinas di luar provinsi. Alfi menyampaikan bahwa Pemprov Sumut berharap KAHMI terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan untuk merespons kebutuhan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah.

“Dukungan tersebut menjadi dorongan bagi MW KAHMI Sumatera Utara untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan,” ujar Alfi.

Sementara itu, Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI yang juga Wakil Menteri Agama RI, Dr. KH. Romo Raden M. Syafi’i, SH., M.Hum., mengaku senang dapat menghadiri kegiatan tersebut sekaligus bertemu kembali dengan sejumlah sahabat lama di lingkungan KAHMI.

“Saya senang dapat bertemu kembali dengan sahabat-sahabat lama saya, Bang Syahrul, Bang Rusdi,” tuturnya.

Romo Syafi’i turut menekankan pentingnya percepatan penyelesaian pembangunan sekretariat tetap MW KAHMI Sumut.

Menurutnya, sekretariat tersebut merupakan kebutuhan strategis untuk mendukung konsolidasi organisasi dan memperkuat peran KAHMI dalam pembangunan daerah.

Romo juga mendorong agar komunikasi dan konsolidasi dengan Pemprov Sumut terus diperkuat sehingga menghasilkan kerja sama yang produktif dan berkelanjutan.

“MW KAHMI Sumatera Utara memiliki potensi besar untuk membangun kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Oleh karena itu, komunikasi dan konsolidasi yang telah terbangun perlu terus diperkuat agar dapat melahirkan kerja sama yang produktif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Terhadap materi bahasan Rakerwil, Romo Syafi’i berharap agar Rakerwil yang juga diikuti MD KAHMI Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara melahirkan program yang realistis dan dapat diwujudnyatakan.

Rakerwil I MW KAHMI Sumut masa bakti 2026–2031 berlangsung dengan khidmat dan lancar. Forum ini menjadi ruang konsolidasi untuk menyelaraskan gagasan, memperkuat koordinasi antar bidang, serta membangun komitmen bersama dalam menjalankan program kerja organisasi yang solutif dan berdampak bagi masyarakat Sumatera Utara. (r)

Contoh Gambar di HTML

Pos terkait