WARTAMANDAILING.COM, Padangsidimpuan – Panglima Kodam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Hendy Antariksa, melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0212/Tapanuli Selatan, Senin (27/7/2026).
Kunjungan ini bertujuan meninjau kesiapan operasional satuan, berinteraksi langsung dengan seluruh prajurit, serta memperkuat jalinan sinergitas antarinstansi pemerintah dan keamanan di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).
Rombongan Pangdam disambut secara resmi oleh Danrem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf Iwan Budiarso, Dandim 0212/Tapanuli Selatan Letkol Inf Dedi Harnoto, serta perwakilan Komandan Batalyon Infanteri 123/Rajawali Kapten Inf Edi Ritonga.
Hadir pula dalam kesempatan itu Wali Kota Padangsidimpuan H. Letnan Dalimunthe, Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution, Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, serta Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky beserta jajaran pejabat daerah terkait.

Menyampaikan arahan di hadapan para prajurit, khususnya jajaran Bintara Pembina Desa (Babinsa), Pangdam menekankan agar senantiasa menjaga standar profesionalisme tinggi sebagai wujud nyata pengabdian kepada negara dan masyarakat.
“Kesejahteraan kalian pasti akan terpenuhi. Namun pesan saya tetap tegas, jadilah prajurit yang profesional,” tegas Mayjen Hendy Antariksa.
Pangdam menjelaskan, prajurit profesional adalah mereka yang memiliki karakter kokoh sekaligus menguasai segenap kemampuan keprajuritan secara menyeluruh, mulai dari kemahiran menembak, bela diri, hingga keterampilan taktis dan teknis lainnya.
“Sehingga apabila sewaktu-waktu negara memanggil untuk bertugas sebagai pasukan tempur, kalian sudah siap siaga tanpa keraguan sedikitpun,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pembinaan rutin yang konsisten, mulai dari latihan kemampuan hingga pemeliharaan kesegaran jasmani, mengingat pelaksanaan penilaian fisik dan kompetensi yang diagendakan pada bulan Agustus mendatang.
Khusus bagi prajurit teritorial, Pangdam meminta terus mengasah lima kemampuan utama, yaitu temu cepat, lapor cepat, menguasai wilayah, mampu menggerakkan potensi masyarakat, serta memahami sepenuhnya kondisi geografis, demografi, dan sosial budaya setempat.
Terkait perkembangan teknologi informasi, Pangdam mengimbau seluruh prajurit bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial (medsos).
“Saya tidak melarang, namun ingatlah, hal yang bagi kita terasa biasa, belum tentu dipahami demikian oleh masyarakat luas. Jangan sampai ada perbuatan yang justru mencoreng nama baik institusi,” pesannya.

Di akhir arahan, Pangdam mendoakan agar seluruh prajurit senantiasa diberikan kesuksesan, perlindungan, kesehatan, serta kelancaran jenjang karir.
“Kepada seluruh Babinsa, saya minta tetaplah semangat. Mari kita berikan tepuk tangan meriah untuk rekan-rekan sekalian,” tutupnya disambut riuh tepuk tangan prajurit.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan piagam pesan dan kesan yang berbunyi: “Saya melihat prajurit yang berdedikasi tinggi untuk NKRI, tetaplah menjadi prajurit teritorial Angkatan Darat yang profesional dan dicintai rakyat”, serta sesi foto bersama seluruh personel dan pejabat yang hadir. (Nas)






