Rakercab JMSI Tabagsel 2026: Sepakat Solid Bangun Profesionalisme & Kemitraan Strategis

WARTAMANDAILING.COM, Tapanuli Selatan – Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) tahun 2026 melahirkan kesepakatan penting, meski antar media anggota saling berkompetisi di dunia usaha, dalam satu wadah organisasi semuanya bersatu untuk memperjuangkan pengakuan, perlindungan, serta peluang kemitraan yang setara dan adil.

Ketua JMSI Sumatera Utara (Sumut), Rianto yang akrab disapa Anto Genk, menegaskan keaslian keanggotaan setiap media yang tergabung dibuktikan dengan sertifikat resmi yang dikeluarkan oleh Pengurus Pusat JMSI.

Ia mendorong perusahaan pers lokal untuk terus memperluas jaringan hingga ke tingkat nasional, sekaligus menyusun strategi kemitraan yang matang dengan pemerintah maupun pihak swasta.

“Media lokal juga disarankan segera melakukan verifikasi keanggotaan Dewan Pers agar posisi dan keberadaan perusahaan pers semakin diakui, diperhitungkan, serta memperoleh kepercayaan penuh dari pemerintah daerah maupun pelaku usaha,” ujar CEO lima perusahaan pers ini.

Dalam forum Rakercab ini, pembahasan dibagi menjadi tiga komisi utama yang menghasilkan rekomendasi program kerja untuk periode 2026–2027, antara lain:

Komisi I (Organisasi dan Keanggotaan) yang diwakili juru bicara Yusrizal Nasution atau akrab disapa Ucok Rizal, memfokuskan pada penguatan struktur organisasi, pendataan menyeluruh anggota, evaluasi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta pembinaan pengurus daerah.

Hasilnya, tersusun rekomendasi tata kelola yang lebih rapi, data keanggotaan terkini, dan rencana pembinaan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Kemudian, Komisi II (Program Kerja, Pendidikan, dan Kemitraan) dengan juru bicara Paruhum Nasution, menyusun rancangan program kerja dua tahun ke depan, agenda pelatihan peningkatan kapasitas dan literasi digital, serta rencana penguatan kerja sama strategis dengan pemerintah, BUMN, swasta, dan organisasi profesi.

Komisi ini juga merumuskan langkah pengembangan usaha dan transformasi digital media anggota.

Sementara itu, Komisi III (Advokasi, Etika, dan Rekomendasi) yang diwakili Adnan Buyung Lubis, menekankan perlindungan hukum bagi perusahaan pers anggota, penguatan etika jurnalistik dan profesionalisme, serta penyusunan rekomendasi hasil rapat sebagai pedoman pelaksanaan tugas.

Momen penting yang disepakati seluruh peserta adalah semangat kebersamaan di tengah persaingan usaha. Namun, di dalam wadah JMSI Tabagsel, masing-masing media memiliki kepentingan dan tujuan yang sama, yakni kemajuan profesi, perlindungan hak, serta peningkatan kesejahteraan perusahaan pers anggota.

“Persaingan sehat boleh berjalan, namun perjuangan untuk mendapatkan apresiasi, kepercayaan, serta alokasi dukungan dan anggaran, baik dari Pemerintah Daerah maupun pelaku usaha/swasta harus diperjuangkan bersama-sama,” bunyi dalam kesepakatan bersama akhir Rakercab tersebut.

Hasil seluruh pembahasan ketiga komisi ini selanjutnya akan ditetapkan sebagai acuan resmi pelaksanaan program kerja JMSI Tabagsel hingga tahun 2027, guna mewujudkan media siber yang semakin profesional, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah. (Nas)

Contoh Gambar di HTML

Pos terkait