WARTAMANDAILING.COM, Tapanuli Selatan – Pondok Pesantren Dar Ibnu Arrizah, Desa Pargarutan Jae, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus peletakan batu pertama pembangunan Masjid Dar Ibnu Arrizah, Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang mengusung semangat “Meneladani Akhlak Rasulullah, Membangun Generasi Qur’ani dan Berperadaban” tersebut dihadiri Prof. Dr. Syekh Muhammad Ali Bala’u, Presiden Imam Foundation, Inggris, unsur Forkopimcam, Kejaksaan, anggota DPRD Kabupaten Tapsel Armen Sanusi Harahap, para ulama, pimpinan pondok pesantren, tokoh masyarakat, serta masyarakat dan para santriwan-santriwati.
Dalam sambutannya, Bupati Tapsel H. Gus Irawan Pasaribu melalui Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga menyampaikan bahwa pembangunan masjid tersebut merupakan momentum penting dalam pengembangan pesantren sekaligus memperkuat pembinaan keagamaan dan pendidikan generasi muda di Tapanuli Selatan.
Ia menilai keberadaan Pondok Pesantren Dar Ibnu Arrizah sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tapsel untuk mewujudkan masyarakat yang unggul, sehat, cerdas dan sejahtera.
“Dar Ibnu Arrizah ini mendukung visi dan misi Tapanuli Selatan. Karena itu, kami dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan akan terus mendukung keberadaan pesantren ini. Untuk bentuk bantuan pemerintah, nanti akan kami komunikasikan dengan Bapak Bupati,” katanya.
Jafar juga mengapresiasi perkembangan Pondok Pesantren Dar Ibnu Arrizah yang dinilainya semakin menunjukkan kemajuan dibandingkan saat pertama kali dikunjunginya sekitar dua tahun lalu.
“Saya yakin Ustadz Arkhan adalah seorang pekerja keras. Dua tahun lagi saya yakin pesantren ini akan semakin berkembang. Kita terus berkolaborasi untuk membangun pesantren, membangun umat dan membangun masyarakat Tapsel,” ungkapnya.
Ia berharap Pondok Pesantren Dar Ibnu Arrizah ke depan dapat berkembang menjadi salah satu pusat pengembangan Islam di wilayah Tapanuli bagian Selatan (Tabagsel).
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Dar Ibnu Arrizah, Al Ustadz Muhammad Arkhan Harahap, dalam tausiyahnya mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa mensyukuri nikmat Allah SWT serta meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meningkatkan semangat dalam membangun generasi Qur’ani dan berperadaban.
Menurutnya, peletakan batu pertama pembangunan masjid merupakan salah satu tonggak sejarah bagi perkembangan pesantren yang telah dirintis selama beberapa tahun terakhir.
“Kami berharap pembangunan masjid yang kita niatkan ini dilancarkan dan dimudahkan Allah SWT. Semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua,” ujarnya.
Al Ustadz Muhammad Arkhan Harahap juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Prof. Dr. Syekh Muhammad Ali Bala’u dari Imam Foundation, Birmingham, Inggris, yang hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Ia berharap hubungan dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga internasional, dapat terus berkembang sehingga Pondok Pesantren Dar Ibnu Arrizah semakin dikenal dan mampu memberikan kontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam.
“Kami ingin, meskipun kami berada di kampung dan di tengah perkebunan, Dar Ibnu Arrizah dapat dikenal luas dan menjadi salah satu pusat pengembangan peradaban Islam,” katanya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Dar Ibnu Arrizah sebagai simbol dimulainya pembangunan rumah ibadah di lingkungan pondok pesantren tersebut.
Pembangunan masjid diharapkan dapat mendukung aktivitas ibadah, pendidikan keagamaan, pembinaan santri, serta memperkuat peran Pondok Pesantren Dar Ibnu Arrizah dalam membangun generasi muda yang beriman, berilmu dan berakhlak mulia. (r)






