Olah Salak Jadi Permen Jelly Chewy Kaya Vitamin C, AKBID Matorkis Bina Ibu PKK Desa Aek Bayur

WARTAMANDAILING.COM, Padangsidimpuan — Kekayaan alam berupa buah salak di Desa Aek Bayur, Kecamatan Batunadua, kini memiliki nilai jual lebih tinggi. Melalui program Pengabdian Masyarakat yang digagas Akademi Kebidanan (AKBID) Matorkis Padangsidimpuan, buah salak yang dulunya hanya dijual dalam bentuk segar, kini diolah menjadi produk unggulan berupa permen jelly chewy salak bertekstur kenyal yang diperkaya Vitamin C.

Kegiatan yang berlangsung pada 7–8 Agustus 2026 ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Aek Bayur Halomoan Siregar, Ketua PKK Rosima Marito, jajaran dosen, Kepala Lingkungan setempat serta mahasiswa Akademi Kebidanan Matorkis Padangsidimpuan.

Ketua pelaksana kegiatan, Bd. Darma Afni Hasibuan, SST., MKM, menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar pelatihan pembuatan makanan, melainkan upaya membangun kemandirian ekonomi warga berbasis potensi lokal.

“Kami ingin buah salak yang melimpah di desa ini tidak hanya dinikmati sesaat saat musim panen, tetapi memiliki masa simpan lebih lama dan nilai jual yang meningkat. Permen jelly salak ini kami formulasikan agar tetap lezat, bertekstur kenyal, sekaligus kaya kandungan Vitamin C,” terang Darma.

Selain keterampilan memproduksi, para ibu PKK juga dibekali pengetahuan tentang standar kebersihan pengolahan, desain kemasan yang menarik, strategi pemasaran, hingga pengelolaan usaha sederhana, dari hulu hingga ke hilir.

“Harapannya, ibu-ibu tidak hanya pandai membuat, tetapi juga mampu menjual produknya dengan harga yang layak. Ini akan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan keluarga,” tambahnya.

Bacaan Lainnya

Anggota tim pengabdian terdiri dari Bdn. Meilani Harahap, SST., M.Kes dan Abdelina Nasution, SE., MM serta turut aktif peran mahasiswa AKBID Matorkis.

Program ini menjadi bukti nyata sinergi dunia pendidikan dengan masyarakat dalam mendorong terciptanya desa berdaya saing melalui inovasi produk lokal. (Dedi)

Contoh Gambar di HTML