WARTAMANDAILING.COM, Padangsidimpuan – Keluarga Mahmul Hatopan, warga Kelurahan Wek III, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, menyampaikan permohonan kepada pemerintah agar proses pemulangan jenazah almarhum yang meninggal dunia di Kamboja dapat segera dipercepat.
Almarhum diketahui bekerja di kawasan Poipet, Kamboja, sebelum kabar duka diterima keluarga di tanah air.
Orang tua almarhum, Maijon Tanjung, menyampaikan permohonan tersebut di tengah kesedihan mendalam, berharap anaknya segera dipulangkan dan dimakamkan di tanah kelahirannya.
“Saya Maijon Tanjung, orang tua dari Mahmul Hatopan. Kami memohon kepada Pemerintah Republik Indonesia, Kementerian Luar Negeri, KBRI di Kamboja, serta seluruh pihak terkait agar dapat membantu dan mempercepat proses pemulangan jenazah anak kami ke tanah air,” ujarnya, Sabtu (19/9/2026).
Keluarga berharap seluruh proses administrasi, koordinasi lintas negara, hingga pengiriman jenazah dapat diselesaikan secepat mungkin.
“Kami berharap seluruh proses administrasi dan koordinasi dapat segera diselesaikan, sehingga almarhum dapat kembali ke tengah keluarga dan dimakamkan dengan layak,” ujar Maijon.
“Kami hanya ingin anak kami segera dipulangkan agar dapat berkumpul kembali dengan keluarga untuk terakhir kalinya dan dimakamkan di tanah kelahirannya,” tambahnya lagi.
Saat ini, Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui Dinas Ketenagakerjaan terus berupaya memfasilitasi proses tersebut.
Kepala Disnaker Kota Padangsidimpuan, Ari Junaidi Lubis, MM, diketahui aktif berkoordinasi dengan Balai BP3MI Sumatera Utara guna memperlancar pemulangan jenazah.
Upaya pemerintah daerah ini pun diharapkan mendapat dukungan dan sinkronisasi dari pemerintah pusat, Kementerian Luar Negeri, serta KBRI Phnom Penh, Kamboja, agar proses administrasi dan pemulangan dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Hingga saat ini, keluarga masih menantikan kabar pasti kepulangan almarhum ke rumah duka, dengan harapan proses tersebut dapat segera terwujud. (Dedi)
