Aek Sijornih: Tak Lekang Ditelan Musim

Karya: Tantawi Panggabean

Gemercik air bening, tanpa noda sejatinya
Jornih dalam bahasaku, jernih dalam bahasa Ibu

Era berganti, musim silih berganti
Kulit yang sempat mengkerut, kembali mulus
Dipoles waktu, namun tetap asli

Keindahan alami yang tak pudar
Berpadu harmonis dengan sapuan zaman
Memasuki abad 2000 dan dunia digital

Aek Sijornih…
Namamu berpadu dengan bukit melingkar
Menambah pesona derasnya aliran yang jernih

Tak kering dihempas panas terik matahari
Tak luntur walau badai lumpur menyapa
Dan angin kencang pun tak mampu memisahkanmu

Sijornih, larut dalam legenda dan fantasi
Bersama kisah manusia Lasso

Riung perbukitan menggemakan nyanyian sunyi

Bacaan Lainnya

Dari Tano Na Sere, memancarkan percikan air dingin

Tak lekang, sejuk menyentuh raga

Kutatap, kau tatap…
Sama-sama menatap dalam kejernihan abadi

Contoh Gambar di HTML

Pos terkait